Apa Itu Tahallul yang Termasuk Rukun Haji? Ini Proses dan Jenisnya

AKURAT.CO Tahallul adalah salah satu rangkaian penting dalam ibadah haji yang dilakukan oleh umat Muslim.
Secara bahasa, tahallul berarti 'menjadi halal' atau 'menyudahi'.
Dalam konteks ibadah haji, tahallul merujuk pada tindakan mencukur atau memotong sebagian rambut sebagai tanda bahwa seorang jamaah telah menyelesaikan sebagian dari rukun haji dan bisa terbebas dari larangan-larangan ihram.
Menurut informasi dari Kementerian Agama (Kemenag), rukun haji adalah serangkaian amalan yang wajib dilaksanakan dalam ibadah haji dan tidak dapat digantikan dengan amalan lain.
Sehubungan dengan itu, berikut jenis-jenis tahallul dan prosesnya yang telah dikutip dari berbagai sumber.
Jenis-jenis tahallul dalam ibadah haji
Dalam ibadah haji terdapat dua jenis tahallul, yaitu Tahallul Awal dan Tahallul Tsani:
1. Tahallul awal
Tahallul Awal dilakukan setelah jamaah haji melaksanakan tiga dari empat rangkaian ibadah yaitu melempar jumrah, menyembelih hewan kurban, dan mencukur atau memotong rambut.
Baca Juga: Kapok Bermasalah, Dewi Perssik Pilih Berkurban di Rumah
Setelah melakukan tahallul awal, beberapa larangan ihram menjadi boleh, seperti memakai pakaian biasa dan memakai wewangian.
Namun, larangan seperti hubungan suami istri masih tetap berlaku.
2. Tahallul Tsani
Tahallul Tsani dilakukan setelah jamaah haji menuntaskan seluruh rangkaian ritual haji, termasuk tawaf ifadah dan sa'i.
Setelah tahallul tsani, semua larangan ihram dicabut, dan jamaah haji telah sepenuhnya menyelesaikan ibadah haji.
Proses tahallul
Tahallul dilakukan dengan mencukur rambut kepala atau memotong sedikitnya tiga helai rambut.
Bagi pria, dianjurkan untuk mencukur habis rambut kepala. Sementara bagi wanita, cukup memotong ujung rambut seukuran ujung jari.
Sebagai bagian integral dari ibadah haji, tahallul mengajarkan nilai-nilai pengorbanan, ketaatan, dan penyucian diri.
Memahami dan melaksanakan tahallul dengan benar adalah langkah penting dalam meraih haji yang mabrur yaitu haji yang diterima oleh Allah SWT.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









