Doa Awal Tahun Baru Islam 1448 H Lengkap: Arab, Latin, Arti, dan Waktu Membacanya

AKURAT.CO Menjelang Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, banyak umat Muslim mencari bacaan doa awal tahun baru Islam yang dapat diamalkan saat memasuki 1 Muharram.
Doa ini menjadi salah satu amalan yang dilakukan sebagai bentuk harapan dan permohonan kepada Allah SWT agar diberikan perlindungan, keberkahan, serta kemudahan dalam menjalani kehidupan di tahun yang baru.
Selain itu, membaca doa awal tahun juga menjadi momentum untuk memperbarui niat, meningkatkan kualitas ibadah, dan memulai lembaran baru dengan semangat yang lebih baik.
Baca Juga: Spesial Libur Tahun Baru Islam 16 Juni 2026: Cek Kode Promo Gojek, Grab, dan Shopee Terbaru!
Doa Awal Tahun Baru Islam 1448 H
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةٌ تَمْلأُ خَزَائِنَ اللَّهِ نُوراً، وَتَكُونُ لَنَا وَلِلْمُؤْمِنِينَ فَرَجًا وَفَرَحًا وَسُرُورًا، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ تَسْلِيمًا كَثِيرًا. اللَّهُمَّ أَنْتَ الْأَبَدِيُّ الْقَدِيمُ الْأَوَّلُ، وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيمِ وَكَرِيمِ جُودِكَ الْعَمِيمِ الْمُعَوَّلُ، وَهَذَا عَامٌ جَدِيدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالْعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الْأَمَّارَةِ بِالسُّوءِ، وَالْإِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِي إِلَيْكَ زُلْفَىٰ، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، وَصَلَّى اللَّهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Bismillāhir-Raḥmānir-Raḥīm. Allāhumma ṣalli ‘alā sayyidinā Muḥammadin shalātan tamla’u khazā’inallāhi nūran, wa takūnu lanā walil-mu’minīna farajan wa faraḥan wa surūran, wa ‘alā ālihī wa shaḥbihī wa sallim taslīman katsīrān. Allāhumma antal-abadiyyul-qadīmul-awwal, wa ‘alā fadllikal-‘adhīmi wa karīmi jūdikal-‘amīm al-mu’awwal, wa hādzā ‘āmun jadīdun qad aqbala. As’alukal-‘ishmata fīhi minasy-syaiṭāni wa auliyā’ihī, wal-‘auna ‘alā hādzihin-nafsil-ammārati bis-sū’, wal-isytighāla bimā yuqarribunī ilaika zulfā, yā Dzal-jalāli wal-ikrām. Wa shallallāhu ta‘ālā ‘alā sayyidinā Muḥammadin wa ‘alā ālihī wa shaḥbihī wa sallam.
Artinya: “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Ya Allah, limpahkanlah shalawat atas junjungan kami, Nabi Muhammad, shalawat yang memenuhi khazanah-Mu dengan cahaya, dan menjadi bagi kami dan kaum mukminin jalan keluar, kebahagiaan, dan kesenangan. Dan (limpahkan pula) kepada keluarganya dan para sahabatnya, serta berilah salam sebanyak-banyaknya. Ya Allah, Engkaulah Yang Abadi, Yang Dahulu, Yang Pertama. Kepada anugerah-Mu yang agung dan karunia-Mu yang luas tempat kami menggantungkan harapan. Tahun baru ini telah datang, maka aku memohon kepada-Mu penjagaan padanya dari setan dan para pengikutnya, bantuan untuk mengendalikan jiwa yang selalu memerintahkan kepada keburukan, dan kesibukan dengan hal-hal yang mendekatkan aku kepada-Mu dalam kedekatan. Wahai Dzat Yang Memiliki Keagungan dan Kemuliaan. Semoga shalawat Allah senantiasa tercurah kepada junjungan kami Nabi Muhammad, beserta keluarganya dan para sahabatnya, dan semoga keselamatan tercurah atas mereka.”
Waktu Membaca Doa Awal Tahun Baru 1448 H
Untuk Tahun Baru Islam 1448 H, doa awal tahun dianjurkan dibaca pada malam 1 Muharram, yaitu setelah masuk waktu Magrib.
Karena 1 Muharram 1448 H jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026, maka waktu membaca doa awal tahun adalah:
Hari: Senin, 15 Juni 2026
Waktu: Setelah salat Magrib hingga sebelum masuk waktu Isya atau sepanjang malam 1 Muharram
Anjuran: Dalam sebagian tradisi, doa awal tahun dibaca sebanyak tiga kali.
Malam 1 Muharram dimulai sejak terbenamnya matahari pada 15 Juni 2026. Oleh karena itu, setelah selesai membaca doa akhir tahun pada sore hari (setelah Asar hingga sebelum Magrib), umat Islam dapat melanjutkan dengan membaca doa awal tahun setelah salat Magrib.
Hal tersebut sebagai bentuk harapan dan permohonan kepada Allah SWT agar diberikan keberkahan, perlindungan, serta kemudahan dalam menjalani tahun yang baru.
Keutamaan Membaca Doa Awal Tahun Baru Islam
Para ulama menjelaskan bahwa doa awal tahun Hijriah memiliki berbagai keutamaan bagi umat Islam yang mengamalkannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





