Kejuaraan Dunia Angkat Besi: Eko Yuli Raih Perak, Rahmat Dan Rizki Diharapkan Emas

AKURAT.CO, Lifter senior nasional, Eko Yuli Irawan, mempersembahkan medali pertama untuk Indonesia di Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2023. Turun di kelas 67 kilogram untuk kali pertama setelah pernah menjadi juara dunia di kelas 61 kilogram, Eko Yuli meraih perak.
Bertarung di Kompleks Olimpiade Pangeran Faisal Bin Fahd, Riyadh, Arab Saudi, Kamis (7/9), Eko Yuli Irawan membukukan catatan total 321 kilogram. Atlet berusia 34 tahun itu meraih jumlah itu dengan kombinasi 146 kilogram kategori snatch dan 175 kilogram untuk clean & jerk.
Adapun medali emas direbut oleh lifter asal China, Chen Lijun, dengan total angkatan 333 kilogram (153 kilogram snatch dan 180 clean & jerk). Sementara medali perunggu diraih oleh atlet asal Armenia, Gor Sahakyan, yang membukukan angkatan seberat 312 kilogram (142 kilogram snatch dan 170 kilogram clean & jerk).
Baca Juga: Naik Ke Kelas 67 Kilogram, Eko Yuli Juara di Kuba
Meski begitu, Indonesia masih berpeluang meraih emas di Kejuaraan Dunia Angkat Besi tahun ini melalui kelas 73 kilogram dan 81 kilogram. Di kelas 73 kilogram akan diwakili juara SEA Games Kamboja 2023, Rizki Juniansyah, sementara di kelas 81 kilogram ada Rahmat Erwin Abdullah.
Dengan jadwal pertandingan 8-9 September, Rizki Juniansyah akan datang dengan catatan terbaik 349 kilogram ketika menjadi juara dunia junior pada 2021. Adapun rekor dunia di level senior masih dipegang oleh lifter asal China, Shi Ziyong, dengan catatan 364 kilogram yang ditorehkannya pada Juli 2021.
Sedangkan Rahmat Erwin Abdullah yang merupakan pemilik rekor dunia clean & jerk dengan catatan 200 kilogram di kelas 73 kilogram, akan turun di kelas 81 kilogram untuk kali pertama.
Baca Juga: Rahmat Erwin Sumbang Emas Ketiga Untuk Indonesia di Kuba
Erwin datang ke Kejuaraaan Dunia Angkat Besi pada jadwal 14-15 September dengan membawa rekor SEA Games dengan catatan 359 kilogram di Kamboja, Mei lalu.
Total Indonesia mengirimkan 15 lifter untuk Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2023. Jumlah itu adalah keempat terbanyak setelah Amerika Serikat, Arab Saudi, dan Kolombia dengan 20 atlet, Meksiko dan Korea Selatan dengan 19 atlet, serta Spanyol dengan 18 atlet.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








