Tim Para-Panahan Indonesia Siap Atasi Cuaca dan Tekanan untuk Medali Emas di WAG 2023

AKURAT.CO - Tim para-panahan Indonesia terus mematangkan persiapan jelang tampil di World Abilitysport Games (WAG) 2023 yang berlangsung di Thailand 1-9 Desember 2023.
Selain mempertajam kemampuan, tim para-panahan Indonesia juga beradaptasi dengan cuaca di Nakhon Ratchasima saat berlatih di 80th Birthday Stadium, Minggu (3/12).
Di ajang World Abilitysport Games 2023, Kontingen Indonesia menurunkan lima atlet di nomor para-panahan.
Mereka adalah Setiawan, Kholidin, Mahda Aulia, Wahyu Retno Wulandari dan Ken Swagumilang.
Persiapan tim para-panahan Indonesia diakui sudah maksimal, mereka bahkan tidak butuh waktu lama untuk adaptasi dengan cuaca di Nakhon Ratchasima.
Pasalnya pada bulan lalu, Ken Swagumilang dan kolega juga baru tampil di kejuaraan panahan di Negeri Gajah Perang tersebut.
"Kami sudah terbiasa dengan kelembaban udara di sini karena bulan lalu kami baru saja ikut kejuaraan di Bangkok," jelas Ken.
"Cuaca dan suhu antara Bangkok dengan Nakhon juga tidak terlalu berbeda. Kami juga sudah siap untuk berlomba karena telah menjalani latihan."
Selain sudah mulai beradaptasi dengan cuaca di Thailand, Tim para-Merah Putih juga sedikit banyak mengetahui kelemahan dan kekuatan calon lawan-lawannya.
Pun begitu masih ada beberapa negara peserta yang juga masih belum diketahui peta kekuatannya.
"Mungkin kita sudah tahu kekuatan dari Thailand dan Irak karena sering berlomba melawan mereka," katanya mengomentari.
"Namun, ada beberapa negara Asia lainnya seperti Korea Selatan dan negara Eropa seperti Slovenia, yang kami masih buta kekuatan mereka."
Meski baru pertama kali tampil di WAG, Ken dan rekan-rekannya tetap optimistis bisa menunjukkan penampilan terbaik. Mereka bahkan berani menargetkan medali emas.
Ajang ini juga akan dimanfaatkan tim para-panahan Indonesia untuk memantau kekuatan atlet-atlet lain jelang Paralimpiade 2024 Paris.
Ken tidak bisa menampik adanya tekanan untuk menunjukan prestasi bagus di WAG 2023.
"Tekanan dari diri sendiri sih, ingin meraih medali emas," sebut Ken.
"Kalau pressure dari luar, ya terserah orang saja karena itu hak mereka untuk menilai atau pressure kami. Kalau tidak ada tekanan maka kami tidak bisa berkembang juga."[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





