Tinju Dunia Pekan Ini: Regis Prograis vs Devin Haney, Pertaruhkan Sabuk Kelas Super Ringan WBC

AKURAT.CO, Pertarungan tinju dunia pekan ini menyediakan laga Regis Prograis vs Devin Haney sebagai sajian utama. Pertarungan Prograis vs Haney akan dilangsungkan di Chase Center, San Fransisco, Amerika Serikat, Sabtu (9/12).
Devin Haney yang merupakan pemilik sabuk gelar juara dunia kelas ringan WBC, IBF, WBO, dan WBA (Super) datang sebagai penantang. Pasalnya, laga tinju dunia pekan ini memperebutkan sabuk kelas super ringan WBC milik Regis Prograis.
Pertarungan tinju dunia pekan ini antara Regis Prograis dan Devin Haney merupakan aksi naik kelas bagi sang penantang. Haney yang semula merupakan petinju kelas ringan beradaptasi ke kelasnya Prograis di kelas super ringan yang lebih berat.
Baca Juga: Devin Haney Didenda Rp378 Juta Gara-Gara Dorong Lomachenko
Bagi Devin Haney, tantangan terhadap Regis Prograis merupakan upaya mempertahankan catatan terkalahkan. Sejauh ini, petinju asal Amerika Serikat berusia 25 tahun itu punya catatan 30 laga tanpa kalah.
Akan halnya Prograis, petinju berusia 34 tahun yang juga berpaspor Amerika Serikat itu saat ini menorehkan 30 pertarungan dengan sekali kalah. Satu-satunya kekalahan terjadi ketika Prograis menghadapi Josh Taylor pada 26 Oktober 2019.
Pada pertarungan di O2 Arena, London, Inggris, Prograis kalah angka dalam pertarungan 12 ronde. Sekaligus kehilangan sabuk juara dunia kelas ringan welter WBA miliknya.
Melawan Haney, Regis Prograis menyatakan akan menodai catatan tak terkalahkan sang lawan dengan kemenangan KO. “Tidak ada jalan untuk tak membuat saya ‘menidurkan’ Haney,” kata Prograis sebagaimana dipetik dari Boxing Scene.
Baca Juga: Bertarung 12 Ronde, Kemenangan Devin Haney Atas Lomachenko Diragukan
Adapun Haney muncul ke permukaan setelah ia mengalahkan petinju asal Australia, George Kambosos Jr, pada 5 Juni 2022. Ketika itu, Haney merebut gelar WBA (Super), IBF, dan IBO milik Kambosos.
Ia mempertahankan sabuknya dalam tarung ulang menghadapi Kambosos empat bulan kemudian di Melbourne, Australia.
Pada Mei lalu, Devin Haney kembali sukses menjaga gelar dengan menang angka atas petinju legendaris asal Ukraina, Vaisiliy Lomachenko.
Kedua petinju sudah melakukan sesi berhadap-hadapan di San Fransisco, Selasa (5/12). Sesi foto mengambil latar Jembatan Emas atau Golden Bridge yang merupakan landmark ikonik San Fransisco.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








