Liaoning Flying Leopards Jadi Wakil China di Ajang BCL Asia 2024
Leo Farhan | 27 Mei 2024, 23:52 WIB

AKURAT.CO Liaoning Flying Leopards memastikan satu tempat di ajang Liga Champions Bola Basket (BCL) Asia 2024 usai keluar sebagai juara CBA (Asosiasi Bola Basket China) musim 2023-2024.
Hasil tersebut sekaligus menandai kembalinya salah satu tim pemenang dalam sejarah kompetisi yang sebelumnya dikenal dengan nama FIBA Asia Champions Cup tersebut.
"Klub asal Liaoning ini, telah bermain sebanyak enam kali di kompetisi. Satu kali memenangkan kejuaraan pada tahun 1990, dan tiga kali menjadi runner-up pada tahun 1988, 1992, dan 1999," tulis FIBA dalam keterangan resminya.
Penampilan terakhir Liaoning Flying Leopards dalam kompetisi tersebut, terjadi pada tahun 2018 ketika kejuaraan bola basket terbesar se-Asia itu dimainkan di Nonthaburi, Thailand.
Sebelum mengamankan tiket BCL Asia 2024, Flying Leopards terlebih dulu menunjukkan dominasinya di CBA dengan menundukkan Xinjiang Flying Tigers, dalam laga beat-of-seven.
Flying Leopards mampu menaklukkan Flying Tigers dengan skor 4-0, di mana sang juara mampu memenangkan setiap gim dengan selisih sembilan poin (121-112, 97-86, dan 104-95), selain gim ketiga yang berakhir dengan skor 98-91.
Bukan cuma itu, gelar juara musim ini merupakan gelar ketiga beruntun yang mampu diraih Flying Leopards, melengkapi tonggak sejarah three-peat (tiga kemenangan beruntun) di CBA.
Ini merupakan three-peat kelima dalam sejarah CBA, dan yang pertama bagi Flying Leopards, yang kini membuat mereka menjadi tim ketiga di CBA yang meraih pencapaian tersebut.
Mereka juga merupakan tim pertama yang memenangkan semua gim di partai puncak dalam tiga gelar beruntun sejak Bayi Rockets. Flying Leopards sebelumnya menyapu bersih laga atas Zhejiang Guangsha Lions pada tahun 2022 dan Zhejiang Golden Bulls pada tahun 2023.
Veteran CBA, Kyle Fogg, dinobatkan sebagai MVP partai Final setelah mencetak rata-rata 26,3 poin per laga.
Fogg telah bermain untuk Flying Leopards sejak tahun 2020 setelah sebelumnya sempat membela Guangzhou Loong Lions dan Beijing Royal Fighters.
Selain berhasil meraih gelar ketiga berturut-turut, mereka juga selalu menjadi tim penghuni papan atas klasemen akhir musim reguler.
Selama three-peat ini, Flying Leopards tidak pernah kalah lebih dari 10 pertandingan selama musim reguler, mengumpulkan rekor gabungan 107-25, yang terbaik di antara semua tim dalam rentang waktu yang sama.
Dengan beberapa catatan impresif di atas, jelas Liaoning Flying Leopards adalah salah satu tim yang patut diperhitungkan di BCL Asia mendatang.
BCL Asia 2024 perdana akan dilangsungkan di Dubai, Uni Emirat Arab, pada 9-15 Juni mendatang setelah terjadi kesepakatan antara Kantor Regional FIBA - Asia dan Shabab Al Ahli Dubai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






