Prancis Terbuka: Swiatek Bangkit di Gim Penentu Hindari Kekalahan dari Osaka
Leo Farhan | 30 Mei 2024, 13:45 WIB

AKURAT.CO Petenis putri peringkat satu dunia, Iga Swiatek, tidak menyangka bisa menaklukkan Naomi Osaka setelah kalah match point pada set penentu di babak kedua Prancis Terbuka 2024.
Bertanding di lapangan Philippe Chatrier, Paris, Rabu (29/5/2024), Swiatek mampu bangkit dari ambang kekalahan untuk menyingkirkan petenis Jepang itu dengan laga ketat 7-6 (1), 1-6, 7-5.
Swiatek tertinggal 2-5 pada set penentuan melawan Osaka, menyelamatkan satu match poin untuk memenangkan lima gim terakhir dalam upaya menghindari kekalahan di babak-babak awal.
"Sejujurnya saya tidak percaya saya bisa menang. Tetapi itu tidak mengubah fakta bahwa saya hanya berusaha untuk bermain lebih baik," jelas Swiatek dikutip Straitstimes, Kamis (30/5/2024).
"Saya berhasil lebih fokus di akhir pertandingan yang berjalan cukup buruk (secara keseluruhan). Ketika saya berada di bawah tekanan terbesar, saya mampu mengubahnya dan mungkin itu yang membuat perbedaan."
Baca Juga: Madrid Terbuka: Kalahkan Petenis 16 Tahun di Laga Pembuka, Rafael Nadal Bersiap Lawan Alex De Minaur
Kemenangan ini sekaligus memertahankan upayanya untuk meraih gelar ketiga beruntun di ajang yang lebih dikenal dengan nama Roland Garros itu.
Swiatek berusaha menjadi wanita keempat di era terbuka yang mengangkat empat gelar Prancis Terbuka setelah Chris Evert, Steffi Graf, dan Justine Henin.
Dia juga bertujuan untuk menjadi petenis putri kedua setelah Serena Williams yang menyelesaikan treble (tiga kemenangan) di lapangan tanah liat di Madrid, Roma dan Prancis Terbuka di musim yang sama.
"Pertandingan ini benar-benar intens, jauh lebih intens di babak kedua dari yang pernah saya duga," beber Swiatek, yang akan melawan Jana Fett atau Marie Bouzkova di babak 32 besar.
"Naomi memainkan tenis yang luar biasa dan mungkin dia akan menjadi spesialis lapangan tanah liat."
Osaka, yang tampil di Grand Slam kedua sejak melahirkan putrinya pada Juli lalu, berada di titik puncak kemenangan terbesarnya sejak kembali ke dunia tenis pada awal tahun, sebelum kemenangan itu terlepas dari genggamannya.
"Saya merasa (tampil) buruk. Tapi itu adalah pertandingan paling menyenangkan yang pernah saya mainkan, suasananya luar biasa, sangat berkesan bagi saya," jelas Osaka.
Meskipun kalah, petenis putri Jepang itu percaya bahwa dia dapat mengambil sisi positif dari pertandingan yang berlangsung hampir tiga jam tersebut.
"Saya menangis ketika keluar lapangan, tetapi kemudian saya memikirkan bagaimana tahun lalu saya menyaksikan Iga memenangkan Prancis Terbuka saat saya hamil," kata Osaka.
"Impian saya saat itu adalah datang dan bermain melawannya, jadi ketika memikirkan hal itu saya berusaha untuk tidak terlalu keras pada diri sendiri."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







