Didukung 28 Pengprov, Budisatrio Djiwandono Bisa Menang Aklamasi untuk Ketum Perbasi

AKURAT.CO, Budisatrio Djiwandono telah mengembalikan berkas pendaftarannya sebagai calon Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) di kantor PP Perbasi, GBK Arena, Senayan, Jakarta, Jumat (20/9).
Budisatrio Djiwandono menyerahkan formulir pencalonan didampingi beberapa Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Perbasi di mana dia mendapatkan 28 dukungan. Dia disambut oleh Ketua Tim Penjaringan, Setia Dharma Madjid, dan Sekjen PP Perbasi, Nirmala Dewi.
"Sampai hari ini baru satu (calon yang menyerahkan formulir pendaftaran), kami belum menerima lagi," kata Nirmala Dewi saat ditemui dikantornya, GBK Arena, Senayan, Jakarta, Jumat (20/9).
Baca Juga: Perbasi Sambut Kantor FIBA di Jakarta, Akselerasi Prestasi dan Industri Basket Indonesia
"Terakhir (pengembalian formulir) sampai hari Senin (23/9), habis itu nunggu dua hari untuk pengecekan berkas. Setelah itu baru bisa ditentukan (siapa yang bisa maju ke bursa pencalonan ketua umum)."
Jika semua surat dukungan Pengorov yang didapatkan Budi dinyatakan sah, jelas dia bakal tampil sebagai calon tunggal dalam daftar bursa Ketua Umum. Pasalnya butuh 15 suara dukungan Pengprov untuk bisa mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PP Perbasi periode 2024-2028.
Dengan total 28 surat dukungan dari 31 Pengprov, Budisatrio bisa dipastikan tampil sebagai calon tunggal bursa Ketum PP Perbasi. Lantaran tidak bakal ada lagi calon ketua umum yang bisa mendapatkan minimal 15 surat dukungan.
Baca Juga: Rapat Pleno PP Perbasi Putuskan Ardima Rama Putra Sebagai Plt Ketum
"Kami sudah terima berkas dari Mas Budi. (Surat) dukungan ini nanti akan kami periksa apakah sah, kurang lebih ada dari 28 Pengprov, satu lagi masih dalam perjalanan (total 29)," kata Ketua Tim Penjaringan, Setia Dharma.
Walau sejauh ini mendapat dukungan mutlak, Budisatrio belum mau berbicara banyak dan berasumsi menang secara aklamasi sebagai Ketum. Pasalnya masih ada waktu dua hari terakhir sebelum proses pendaftaran ditutup.
"Saya tidak mau banyak berasumsi, masih ada dua hari lagi buat proses pendaftaran. Tetapi, apapun itu saya sudah menjalani prosesnya," kata Budisatrio di Kantor Perbasi.
"Tidak bisa berkomentar (menang aklamasi) karena masih ada calon lainnya dan masih ada waktu sampai daftar pencalonan ini ditutup."
Musyawarah Nasional PP Perbasi untuk menentukan Ketua Umum rencananya akan berlangsung di Jakarta pada 28-30 Oktober 2024. Selain pemilihan Ketua Umum, agenda lainnya yang akan dibahas dalam Munas ini adalah mengubah AD/ART PP Perbasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







