Akurat Logo

Kejuaraan Formula 4 Resmi Diluncurkan, Buka Jalur Pembinaan Pembalap Muda di Mandalika

Endarti | 15 Desember 2025, 23:55 WIB
Kejuaraan Formula 4 Resmi Diluncurkan, Buka Jalur Pembinaan Pembalap Muda di Mandalika

AKURAT.CO, Indonesia resmi meluncurkan kejuaraan Formula 4 Indonesia sebagai upaya membangun jalur pembinaan pembalap muda Tanah Air menuju level profesional. Kejuaraan balap single-seater berstandar internasional ini diumumkan di Mandalika dan menjadi yang pertama kali digelar di Indonesia.

Formula 4 Indonesia merupakan hasil kolaborasi InJourney bersama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), dengan dukungan mitra teknis dan operasional seperti Ligier, Dplus Auto Collection, dan Kart.inc. Ajang ini dirancang sebagai fondasi pengembangan ekosistem motorsport nasional yang terstruktur.

Kejuaraan tersebut mengusung konsep pengembangan balap formula berstandar internasional di dalam negeri. Melalui platform ini, pembalap, tim, mekanik, hingga engineer Indonesia diharapkan dapat berkembang tanpa harus menjalani pembinaan di luar negeri.

Formula 4 Indonesia diposisikan sebagai jenjang awal menuju kompetisi balap yang lebih tinggi, mulai dari Formula 3, Formula 2, hingga Formula 1. Kejuaraan ini menggunakan mobil Ligier JS F4 produksi Prancis yang telah memenuhi standar keselamatan terbaru FIA.

CEO Formula 4 Indonesia, Michael Indradjaja, mengatakan kehadiran ajang ini membuka akses yang lebih luas bagi talenta balap nasional.

“Untuk pertama kalinya, individu maupun tim dapat merasakan mobil F4 Gen2 ini langsung di Indonesia. Program ini pun terbuka untuk pembalap muda yang ingin memulai karier profesional, individu yang ingin merasakan thrill balap formula sesungguhnya, serta tim-tim balap nasional yang ingin masuk ke kategori single-seater. Harapannya, Langkah ini bisa membuka akses lebih luas bagi berbagai kalangan yang ingin terlibat di industri balap nasional,” ucap Michael Indradjaja dalam keterangan resminya, Senin (15/12/25)

Sejak diluncurkan pada 13 Desember 2025, Formula 4 Indonesia akan dijalankan melalui tiga tahap, yakni pendaftaran, tes pramusim, dan balapan perdana. Jadwal balapan direncanakan berlangsung mulai musim 2026 dengan minimal dua putaran di Sirkuit Mandalika.

Pada musim 2027, jumlah putaran ditargetkan meningkat menjadi empat seri per musim. Setiap seri akan terdiri dari satu sesi kualifikasi dan tiga balapan dengan starting grid berbeda. Kejuaraan ini juga membagi kategori peserta ke dalam kelas Pro dan Amatir.

Penyelenggara menyebut paket partisipasi Formula 4 Indonesia disusun lebih terjangkau dibandingkan program serupa di luar negeri. Paket tersebut mencakup mobil Ligier F4-22 berstandar FIA serta biaya registrasi balap per putaran.

Sementara itu, Vice President MGPA Operations, Try Agung Hartanto, menyampaikan apresiasi kepada Bea Cukai atas dukungan dalam proses importasi mobil balap ke Mandalika.

“Saya mewakili BOD MGPA yang saat ini masih berada di sirkuit Sepang untuk mendatangkan Asia Le Mans di Mandalika. Kita mohon doa bersama agar tahun depan, atau tahun 2027 Asia Le Mans bisa datang ke Indonesia,” ujarnya.

Try Agung juga mengapresiasi Formula 4 Indonesia atas kehadiran mobil Ligier di Tanah Air. Hadirnya mobil ini bisa memberikan dampak positif.

“Saya turut mengucapkan terimakasih kepada bea cukai dalam mempermudah membantu importasi mobil ini ke Mandalika. Ini merupakan wujud nyata bahwa fasilitas mereka ini memang mempermudah pendatangan investasi ke Mandalika."

"Yang kedua kami juga turut mengucapkan terimakasih kepada F4 indonesia untuk pendatangan mobil ligier ke Indonesia. Kita percaya dengan mendatangkan mobil mobil ligier ke Indonesia bisa menambahkan program-program dan impact yang baik,” tambahnya.

Sementara itu, PGS GM The Mandalika ITDC, Agus Setiawan, menilai penyelenggaraan Formula 4 Indonesia menjadi bagian dari pertumbuhan investasi di kawasan Mandalika.

“Kami perwakilan dari ITDC sangat mengapresiasi sekali dengan kehadiran event F4 yang baru ini yang merupakan bagian atraksi kami yang mampu memberikan warna baru, karena ITDC saat ini terus berkembang dengan adanya investasi,” ungkap Agus.

Ia juga menegaskan dukungan ITDC terhadap penyelenggaraan Formula 4 di Mandalika.

“Kami juga menyampaikan terimakasih juga untuk stakeholder yang telah mendukung Formula 4 ini, sekali lagi kami dari ITDC akan mendukung, dan kami harap event ini dapat memberikan kegiatan-kegiatan yang lebih menarik juga di dalam memberikan kegiatan yang menjadi bagian di sirkuit Mandalika,” ujarnya.

Selain pembalap, Formula 4 Indonesia turut melibatkan dunia pendidikan dalam pengembangan industri balap nasional. Penyelenggara menggandeng sejumlah perguruan tinggi, seperti UGM, ITB, UI, ITS, dan UNS, untuk transfer pengetahuan teknis dan pengembangan riset motorsport.

Michael Indradjaja menambahkan, Formula 4 Indonesia juga membuka kelas khusus bagi nonprofesional.

“Balapan yang kami buat tidak hanya untuk profesional. Gentleman driver pun akan memiliki kelasnya sendiri. Kami ingin ekosistem ini tumbuh inklusif,” kata Michael. Ia berharap ajang ini dapat melahirkan pembalap, teknisi, dan engineer Indonesia yang mampu bersaing di level internasional.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H