Bukan Luka Doncic, Legenda Lakers Sebut Walker Kessler Kunci Utama Tim Musim Depan

AKURAT.CO, Legenda hidup Los Angeles Lakers, Robert Horry, memberikan pandangan terkait peta kekuatan bekas timnya menjelang bergulirnya musim kompetisi NBA 2026-2027.
Menurut sosok pemilik tujuh cincin juara NBA tersebut, kunci sukses keberhasilan Los Angeles Lakers musim baru bukan berada di tangan Luka Doncic atau Austin Reaves. Melainkan pada center anyar mereka, Walker Kessler.
Saat berbicara dalam acara Mason & Ireland di ESPN LA, Robert Horry mengungkapkan bahwa ekspektasi dan harapan tingginya pada debut Kessler di Los Angeles. Bagi Horry, Kessler adalah figur "algojo" (enforcer) baru di bawah ring yang sangat dibutuhkan Lakers sejak kepergian Anthony Davis.
"Saya pikir ketika Anda melihat apa yang dibawa Walker Kessler ke dalam permainan, dia sangat berbakat," kata Horry.
"Kita belum pernah lagi memiliki pemain berpostur besar sejak era AD (Anthony Davis) yang mampu melakukan block sebaik itu sekaligus bisa keluar ke garis perimeter untuk mencetak tiga angka. Jadi, saya hanya berharap dia tetap sehat."
Harapan Horry akan kondisi fisik Kessler bukan tanpa alasan. Musim lalu, badai cedera menjadi musuh utama skuad Purps & Gold di fase kritis.
"Anda berpikir tentang Luka (Doncic) di babak play-off, dia tidak dalam kondisi fit sepenuhnya. AR (Austin Reaves), di akhir musim juga cedera," jelas Horry.
"Begitu juga Kessler yang melewatkan hampir seluruh musim kemarin, seberapa canggung dirinya. Akankah dia bisa menghilangkan kecanggungan itu, bangkit, dan kembali menjadi center seperti yang diharapkan semua orang?"
Investasi Mewah Berisiko Tinggi demi Keinginan Luka Doncic
Lakers mendatangkan Walker Kessler pada off-season ini dari Utah Jazz melalui skema kesepakatan sign-and-trade bernilai fantastis.
Demi mengamankan jasa sang pemain, Lakers harus menggelontorkan kontrak empat tahun senilai US$130 juta (sekitar Rp2,31 triliun dengan kurs Rp17.785,80 per Dolar AS).
Tak hanya itu, Lakers juga menyerahkan dua hak pilih putaran pertama (unprotected) tahun 2031 dan 2033, serta hak tukar pick (swap) untuk tahun 2028 dan 2030 kepada Utah Jazz.
Langkah "nekat" dan all-in ini diambil manajemen Lakers demi memenuhi permintaan megabintang mereka, Luka Doncic. Kendati demikian, sejumlah pengamat menilai keputusan Lakers menebus Kessler dengan harga terlampau mahal merupakan sebuah pertaruhan yang sangat berisiko.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








