Shanghai Masters: Kejutan! Zizou Bergs Pulangkan Carlos Alcaraz, Tsitsipas 'Comeback' Heroik

AKURAT.CO, Kejutan besar mewarnai persaingan putaran ketiga turnamen ATP Masters 1000 Shanghai Masters 2026. Unggulan kedua sekaligus bintang tenis asal Spanyol, Carlos Alcaraz, dipaksa angkat koper lebih awal usai ditundukkan wakil Belgia, Zizou Bergs.
Bertanding di Qizhong Forest Sports City Arena, Shanghai, Senin (12/10/2026), Carlos Alcaraz takluk dua set langsung 5-7 dan 6-7(4) dari Zizou Bergs yang menghuni peringkat 39 dunia dalam durasi di atas dua jam.
Hasil pahit ini sekaligus menghentikan momentum Carlos Alcaraz yang baru kembali berlaga di tur profesional usai menepi berbulan-bulan akibat cedera.
"Rasanya sedikit tidak percaya dan saya belum terlalu merasakan apa-apa. Anda hanya benar-benar berada dalam momen itu dan fokus pada poin demi poin," tutur Zizou Bergs dikutip laman AFP.
Baca Juga: AS Terbuka: Bertarung Sampai Pukul 3 Pagi, Ben Shelton Pulangkan Carlos Alcaraz
Alcaraz sebenarnya mengawali set pertama dengan baik. Namun, serangkaian kesalahan sendiri (unforced errors) dan double fault pada gim kesebelas memberi celah bagi Bergs untuk mencuri set pembuka 7-5.
Memasuki set kedua, Alcaraz yang sempat tampak frustrasi mencoba bangkit hingga memaksakan babak tie-break. Kendati demikian, Bergs tampil sangat dingin di poin-poin krusial dan langsung mengunci kemenangan pada kesempatan match point pertamanya (7-4).
Di babak 16 besar, Bergs dijadwalkan bakal berhadapan dengan pemenang antara Tommy Paul atau Valentin Vacherot.
Stefanos Tsitsipas Bangkit Tumbangkan Taylor Fritz, Ditunggu Daniil Medvedev di 16 Besar
Pada pertandingan lainnya, pertarungan sengit terjadi saat unggulan Yunani, Stefanos Tsitsipas, mengukir kemenangan comeback dramatis atas wakil Amerika Serikat, Taylor Fritz. Tsitsipas bangkit dari kekalahan set pertama untuk mengunci kemenangan 3-6, 7-5, dan 6-3.
Laga ini sempat diwarnai insiden unik ketika bola tenis jatuh dari saku celana Fritz untuk kedua kalinya. Kejadian tersebut memaksa wasit mengulang poin di momen krusial match point.
"Saya sebenarnya bisa menyelesaikan beberapa hal dengan lebih mudah, tetapi pada akhirnya saya justru menjadi musuh terbesar bagi diri sendiri," kata Tsitsipas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








