Asian Para Games: Jendi Pangabean Siap Pertahankan Emas Meski Faktor Usia Jadi Tantangan!

AKURAT.CO, Perenang senior andalan Indonesia, Jendi Pangabean, menegaskan kesiapan penuhnya dalam menatap ajang Asian Para Games 2026 yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 18–24 Oktober 2026.
Bagi atlet spesialis nomor 100 meter gaya punggung klasifikasi S9 asal Sumatera Selatan ini, Asian Para Games Aichi-Nagoya bakal menjadi penampilan keempatnya di panggung multicabang terbesar se-Asia tersebut.
Meski kini usianya telah menginjak 35 tahun, optimisme sang raja renang disabilitas Tanah Air ini tak pernah pudar.
Pemegang medali emas Asian Para Games 2018 Jakarta dan 2022 Hangzhou tersebut mengaku program latihannya telah berada di tahap akhir menjelang hari pertandingan.
Baca Juga: Indonesia Lampaui Target Jadi Runner-Up ASEAN Para Games, Erick Thohir: Kita Bangsa Pemenang!
"Persiapannya sekarang sudah pra-pertandingan. Program sudah siap menuju pertandingan, kita sudah hampir 100 persen. Besok (Selasa hari ini) kita berangkat, kita harus fight," kata Jendi Panggabean di Solo, Jawa Tengah, Senin (11/10/2026).
Modal kepercayaan diri Jendi Panggabean bertambah usai tampil gemilang pada ASEAN Para Games 2025 di Thailand lalu, di mana ia sukses memborong tujuh medali emas. Kendati demikian, ia sadar betul persaingan di level Asia jauh lebih ketat dan menguras fisik.
"Tentu ini event yang lebih besar dari ASEAN Para Games kemarin, jadi saya harus benar-benar fokus untuk bisa menghasilkan yang terbaik. Ini menjadi tantangan yang berat juga buat saya karena umur sudah tidak muda lagi, jadi harus kerja lebih keras," ungkapnya.
Meski kali ini anak dan istrinya tak bisa mendampingi langsung di tribun penonton Nagoya, Jendi menegaskan jarak bukan menjadi rintangan untuk mengharumkan nama bangsa.
Kontingen Indonesia Bidik Posisi 10 Besar Asian Para Games 2026
Kesiapan Jendi sejalan dengan kesiapan seluruh Kontingen Indonesia yang resmi dilepas di Balai Kota Solo pada Senin (12/10/2026).
Indonesia mengirimkan total 103 atlet terbaik yang akan berlaga di 12 cabang olahraga (cabor). Rombongan terbang ke Nagoya pada Selasa (13/10/2026) pagi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






