Piala Uber: Lawan Jepang Besok, Kapten Apriyani Rahayu Minta Timnya tak Pikirkan Skor

AKURAT.CO, Tim Piala Uber Indonesia hanya butuh satu kemenangan lagi untuk bisa keluar sebagai juara grup C. Di laga terakhir, Apriyani Rahayu dan kolega akan menghadapi Jepang.
Sebelumnya, skuad Merah Putih sudah dua kali meraih kemenangan dengan skor 5-0 saat menghadapi Hong Kong dan Uganda di Piala Uber kali ini. Hasil ini menempatkan mereka di posisi runner-up di bawah Jepang.
Tim Piala Uber Jepang sendiri berada di puncak grup C setelah meraih kemenangan 5-0 atas Hong Kong dan Uganda. Namun mereka unggul selisih poin dari Indonesia.
Baca Juga: Piala Uber: Sempurna Kalahkan Uganda, Srikandi Indonesia Melangkah ke Perempat Final
Jelang laga penentu yang akan berlangsung besok di Chengdu Hi Tech Zone Sports Center Gymnasium, Tiongkok, Rabu (1/5), srikandi-srikandi bulutangkis Tanah Air itu bakalan tampil all out jika dipercaya untuk kembali turun.
Apriyani yang didapuk sebagai kapten Tim Piala Uber Indonesia tidak lupa terus mengingatkan rekan-rekannya supaya bisa bermain dengan tenang dan nyaman.
Atlet spesialis ganda itu meminta rekan-rekannya tidak terlalu memikirkan hasil pertandingan dan hanya fokus pada pemain mereka masing-masing.
"Sebagai kapten saya hanya mengingatkan teman-teman supaya main dengan tenang, main dengan nyaman, tidak perlu terlalu memikirkan skor tim," kata Apriyani.
"Yang terpenting adalah mereka fokus bertanding masing-masing."
Sementara itu, pebulutangkis tunggal putri Ester Nurumi Tri Wardoyo mengatakan bahwa selama dua laga awal dia terus mencari pola permainan terbaiknya dengan kondisi di lapangan untuk mempersiapkan diri jika dipercaya menghadapi Jepang besok.
Baca Juga: Piala Uber: Ester dan Komang Sementara Bawa Indonesia Unggul 2-0 Atas Uganda
"Dari dua pertandingan kemarin saya mencoba ngenakin lagi pola permainan, langkah dan gerakan-gerakan untuk mempersiapkan diri melawan Jepang," jelas Ester dalam keterangan tertulisnya.
"Bila diturunkan, saya kemungkinan akan bertemu dengan Aya Ohori. Yang terpenting adalah mental dan keberanian agar permainan saya bisa keluar secara maksimal."
Hal serupa juga disampaikan Komang Ayu Cahya Dewi. Jika ia kembali diturunkan untuk tampil melawan Jepang dia akan mencoba bermain lepas.
"Bila dipercaya diturunkan melawan Jepang, selain mental yang kuat, saya harus mempercepat gerakan kaki dan tidak boleh bermain ragu-ragu," kata Komang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







