Munas PBSI Dibuka Sore Ini di Surabaya, Agendakan Pemilihan Ketua Umum 2024-2028

AKURAT.CO, Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) 2024 di Surabaya, Jawa Timur, 9-11 Agustus ini.
Selain memilih ketua umum untuk periode 2024-2028, Munas PBSI juga mengagendakan evaluasi dan laporan pertanggungjawaban dari kepengurusan terdahulu pimpinan Firman Agung Sampurna.
"Munas kali ini agendanya tak hanya memilih ketua umum PBSI," tutur Ketua Pengarah Munas PBSI 2024, Eduart Wolok, dalam konferensi pers jelang di Hotel Empire Palace, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (9/8) siang, sebagaimana dipetik dari rilis resmi PBSI.
Baca Juga: PBSI: Kami akan Bertanggungjawab atas Hasil di Olimpiade Paris ini
"Juga ada evaluasi dan penyampaian laporan pertanggung jawaban Ketua Umum PBSI 2020-2024."
Munas PBSI 2024 digelar dalam situasi sulit bulutangkis Indonesia. Pasalnya, bulutangkis gagal mempertahankan tradisi emas di Olimpiade Paris 2024.
Juga prestasi setahun terakhir di mana para pebulutangkis Indonesia juga untuk kali pertama tak mendapat medali di Asian Games pada edisi 2023 yang digelar di Hangzhou, China, September tahun lalu.
Baca Juga: Didukung 35 Pengprov, Fadil Imran Resmi Calonkan Diri Jadi Ketua Umum PBSI 2024-2028
Sebanyak 38 Pengurus Provinsi (Pengprov) PBSI dipastikan hadir di Munas kali ini. Digelar di Hotel Empire Palace, Surabaya, Munas PBSI tahun ini mengambil tema "Bersama Meraih Puncak Prestasi Dunia".
"Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya saya sampaikan kepada Pengprov PBSI Jawa Timur yang bertindak selaku tuan rumah penyelenggara Munas PBSI 2024," tegas Eduart.
Sejauh ini, Sekretaris Jenderal PBSI aktif, Fadil Imran, paling berpeluang menjadi ketua umum periode 2024-2028. Eks Kapolda DKI Jakarta ini sudah mencalonkan diri dengan dukungan 35 Pengprov PBSI.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








