Dejan/Gloria Akui Belum Konsisten, Gagal di Perempat Final China Masters 2024

AKURAT.CO Pasangan ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja, mengaku masih kesulitan tampil konsisten dalam setiap turnamen yang mereka ikuti hingga akhir tahun ini.
Terbaru, mereka harus terhenti di babak perempat final ajang BWF World Tour Super 750 China Masters 2024.
Dejan/Gloria dikalahkan unggulan ketiga asal Hong Kong, Tang Chun Man/Tze Ying Suet, dengan skor 13-21, 17-21 di Shenzhen Gymnasium, Jumat (22/11/2024).
"Evaluasi dari tiga turnamen beruntun ini adalah konsistensi bermain yang belum stabil dan di lapangan masih ada paniknya," ujar Gloria seusai pertandingan.
Baca Juga: Shin Tae-yong Fokus Persiapan Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2024
Pasangan peringkat 11 dunia itu mengakui bahwa di pertandingan ini mereka kesulitan mendapatkan feeling pukulan, sehingga pola permainan mereka menjadi tidak teratur.
"Kalau saya atau Dejan panik, semuanya jadi terpengaruh. Kami harus bisa lebih tenang. Secara pencapaian cukup oke, tapi kami pastinya belum puas," tambah Gloria.
Dejan menyebut bahwa persiapan mental dan fokus menjadi prioritas utama menjelang penampilan mereka di BWF World Tour Finals yang akan berlangsung pada pertengahan Desember mendatang di China.
"Setelah ini ada dua minggu menuju World Tour Finals. Ini bakal jadi penampilan pertama kami di sana, jadi excited pastinya. Yang paling penting kami siapkan mental dan fokus," kata Dejan.
Kekalahan Dejan/Gloria membuat Indonesia hanya menyisakan tiga wakil di babak perempat final untuk berjuang merebut tiket semifinal turnamen Super 750 ini, yakni Jonatan Christie, pasangan Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani, serta Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi.
Baca Juga: Persija Jakarta Kena Comeback, Gagal Menang Lawan Persebaya Surabaya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







