Amankan Slot Q2 Moto3 Italia, Veda Ega Pratama: Sore Hari Saya Jauh Lebih Percaya Diri
AKURAT.CO, Hari pertama rangkaian seri ketujuh Moto3 Grand Prix Italia 2026 yang berlangsung di Autodromo Internazionale del Mugello, Florence, Italia, Jumat (29/5/2026), menyajikan tantangan cuaca ekstrem bagi para pembalap.
Kendati harus melewati drama perubahan cuaca dari basah ke kering, pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, sukses menyudahi hari pembuka Moto3 Italia dengan hasil sangat memuaskan.
Rider andalan Honda Team Asia tersebut berhasil merangsek ke posisi kesembilan (P9) pada sesi sore (practice) Moto3 Italia setelah mencatatkan waktu lap terbaik satu menit 56,305 detik.
Berkat performa gemilang ini, pembalap asal Gunungkidul itu berhak mengamankan satu tiket lolos otomatis ke babak Kualifikasi Kedua (Q2) Moto3 Italia hari Sabtu ini.
Tantangan berat sebenarnya sudah langsung menghadang Veda Ega Pratama sejak sesi pagi hari (FP1). Hujan lebat yang tak terduga mengguyur kawasan Tuscany membuat sirkuit Mugello menjadi sangat basah, dingin, dan licin.
Sebagai seorang rookie yang baru pertama kali mencicipi sirkuit berkarakter cepat ini dalam kondisi basah, Veda memilih bermain aman guna memahami limitasi motor.
Sesi FP1 pun disudahinya di posisi ke-20, sementara rekan setimnya, Zen Mitani, tertahan di peringkat 24.
Namun, segalanya berubah total pada sore hari. Matahari yang mulai memancar membuat aspal Mugello mengering dengan cepat.
Momentum ini langsung dimanfaatkan Veda untuk tampil habis-habisan melakukan time attack di lap-lap terakhir hingga sukses melesat ke urutan kesembilan.
Keberhasilan mengamankan tempat di Q2 disambut gembira oleh Veda. Baginya, langsung lolos ke babak utama kualifikasi sangat krusial agar tidak perlu lagi memulai balapan hari Minggu dari barisan belakang seperti seri-seri sebelumnya.
"Secara keseluruhan ini adalah hari yang positif. Kondisi pagi tadi sangat sulit karena ini pertama kalinya saya membalap dalam kondisi basah di Mugello dan lintasannya sangat licin. Jadi, saya mencoba berkembang selangkah demi selangkah dan memahami batasannya," ungkap Veda.
"Hasil di pagi hari memang tidak ideal, tetapi kami tahu sesi sore bisa saja kering dan saya merasa jauh lebih percaya diri dalam kondisi tersebut. Saya bisa mempertajam waktu lap demi lap dan akhirnya mengamankan akses langsung ke Q2 pada time attack terakhir. Saya senang karena ini penting untuk besok."
Keberhasilan Veda menembus sepuluh besar di hari pertama langsung mendapat apresiasi positif dari sang manajer tim, Hiroshi Aoyama.
Mantan juara dunia kelas 250cc tersebut mengingatkan tim mekanik untuk tidak cepat berpuas diri karena masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
"Veda berhasil finis di dalam sepuluh besar dan mengamankan akses langsung ke Q2, itu hal yang sangat positif," kata Aoyama.
Menatap sesi kualifikasi dan balapan utama, Aoyama menegaskan fokus timnya kini adalah mematangkan konsistensi kecepatan berkendara milik Veda.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







