Rebut Poin Penting Usai Penalti dan Start P18, Veda Ega Pratama Siap Meledak di Mandalika

AKURAT.CO Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil mengamankan poin berharga pada balapan utama Moto3 GP Jepang di Sirkuit Mobility Resort Motegi, Minggu (4/10/2026).
Mengawali balapan dari grid ke-18 akibat sanksi grid penalty, rookie Honda Team Asia tersebut tampil pantang menyerah hingga akhirnya menyentuh garis finis di posisi ke-11 (P11).
Keberhasilan menembus posisi 11 pada seri ke-16 Moto3 musim 2026 ini memberikan tambahan lima poin penting bagi Veda.
Hasil ini sekaligus menjadi modal positif sebelum ia melakoni balapan kandang perdana di Mandalika pada akhir pekan mendatang.
Perjuangan Keras Merangkak dari Posisi Belakang
Balapan tak berjalan mudah bagi Veda sejak awal. Mengawali balapan dari posisi ke-18, pembalap asal Gunungkidul bernomor start 9 tersebut sempat kehilangan beberapa posisi saat momen start. Namun, ia perlahan melancarkan aksi overtake agresif demi merangsek ke kelompok depan.
Baca Juga: Moto3 Jepang: Tampil Agresif dan Naik Tujuh Posisi, Veda Ega Pratama Amankan Poin Penting di Motegi
Di paruh kedua balapan, Veda sukses bergabung dalam grup besar yang memperebutkan posisi sepuluh besar. Memasuki lap terakhir yang sengit, Veda mengamankan finis P11 dengan catatan selisih waktu 21,120 detik dari pemenang balapan.
"Saya cukup senang karena bisa finis di zona poin, terutama setelah harus start dari P18. Momen start tadi tidak sesuai ekspektasi saya, sehingga saya sempat kehilangan beberapa posisi dan harus bekerja keras sejak awal untuk memulihkannya," jelas Veda, melalui keterangan resmi Honda Team Asia.
"Saya mencoba menyalip setiap kali ada kesempatan, bahkan beberapa kali menekan hingga batas maksimal. Di dalam lintasan saya berusaha mengejar grup di depan secepat mungkin. Saya fokus pada diri sendiri, menghindari kesalahan, dan memanfaatkan setiap celah. Hasil P11 tidak buruk dan kami mendapat poin penting serta banyak pelajaran positif dari Motegi."
Sementara itu, nasib kurang beruntung dialami rekan satu timnya asal Jepang, Zen Mitani. Sempat mencatatkan race pace yang menjanjikan, Mitani terkena hukuman double long-lap penalty akibat melakukan jump start sehingga harus puas finis di posisi ke-21.
Menatap Balapan Kandang Perdana di Sirkuit Mandalika
Usai menyelesaikan akhir pekan yang penuh tantangan di Jepang, Honda Team Asia langsung bertolak menuju seri berikutnya pada tur Asia, yakni GP Indonesia yang akan berlangsung di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




