Menpora Sebut FIFA Larang Pembukaan Piala Dunia U-17 Besar-Besaran

AKURAT.CO, Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 2023 yang berlangsung di empat kota tuan rumah-Jakarta, Bandung, Surabaya, Solo-pada 10 November-2 Desember mendatang.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sebelumnya menyebut bahwa pembukaan Piala Dunia U-17 yang akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada 10 November mendatang bakal berlangsung meriah.
Pembukaan Piala Dunia U-17 akan dibuat semenarik mungkin mengingat ini akan menjadi simbol pertamakalinya Piala Dunia sepakbola berlangsung di Indonesia. Meskipun levelnya kategori usia 17, namun gelaran ini tetaplah Piala Dunia.
Namun, berbeda dengan apa yang disampaikan Erick Thohir, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo, menyebut bahwa tidak ada jadwal khusus untuk opening ceremony. Yang ada hanya upacara singkat sebelumnpertandingan perdana.
"(Piala Dunia) U-17 itu berbeda dengan FIFA Piala Dunia Senior dan U-20. Jadi, sebenarnya dalam U-17 itu tidak ada jadwal khusus untuk opening ceremony, jadi adanya hanya pertandingan perdana," kata Dito saat menghadiri pengukuhan kontingen Indonesia untuk Asian Games Hangzhou 2023 di gedung Auditorium, Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa (19/9).
"Dari pihak PSSI dan FIFA memutuskan ada sedikit upacara singkat dilakukan di GBT, karena (penutupan) final di Solo. Jadi, sebelumnya Ketum PSSI sempat mengajukan ada sesi khusus opening ceremony yang mengumpulkan semua negara, tapi akhirnya FIFA tetap minta menjalankan U-17 seperti biasa. Jadi tidak ada hari khusus opening."
Baca Juga: Tiket Piala Dunia U-17 Sudah Bisa Mulai Dipesan Hari Ini
Dito sendiri mengaku belum mengetahui pembukaan seperti apa yang akan bergulir di Stadion GBT seperti yang dimaksud Erick Thohir. Namun, ia memastikan pembukaan nanti tidak akan seperti pembukaan layaknya gelaran pesta olahraga seperti SEA Games atapun Asian Games.
Selain itu, dia juga mengatakan bahwa PSSI sebenarnya ingin mengadakan pembukaan Piala Dunia U-17 secara besar-besaran. Namun, Dito menyebut bahwa FIFA dengan tegas menyatakan bahwa tidak boleh ada opening ceremony secara besar-besaran di Piala Dunia U-17.
"Kalau Pak Ketum (Erick Thohir) ingin (opening ceremony) besar-besaran. Tapi di U-17, FIFA dengan tegas menyatakan bahwa tidak boleh melakukan opening ceremony yang besar," Dito menuntaskan.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






