Logo Garuda Dipersoalkan karena Didaftarkan atas Nama Pribadi, Ini Penjelasan PSSI

AKURAT.CO, PSSI melalui anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, memberikan penjelasan mengenai polemik didaftarkannya logo Garuda atas nama pribadi oleh CEO Erspro, Muhammad Saddad.
Logo garuda pada jersey Timnas Indonesia memang telah didaftarkan secara pribadi atas nama Muhammad Saddad. Hal ini terlihat dari Pangkalan Data Kekayaan Intelektual dengan nomor DID2024006041 yang didaftarkan ada tahap pelayanan teknis.
PSSI melalui anggota Exco, Arya Sinulingga, menjelaskan bahwa pendaftaran tersebut atas inisiatif dari CEO Erspro, Muhammad Saddad. Namun setelah prosesnya berlanjut, PSSI meminta untuk didaftarkan juga sebagai pemilik Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).
Baca Juga: PSSI Bantah Sudah Mulai Proses Naturalisasi Kevin Diks dan Ole Romeny
“Jadi dulu itu pihaknya Erspo mendaftarkan atas nama Sadad dan PSSI. Itu by process ya karena mereka inisiatif agar logo tersebut ditetapkan. Kemudian pada bulan 4 (April) kita meminta hak tersebut. Jadi tidak masalah,” ucap Arya dalam keterangan resminya.
Arya mengatakan bahwa dalam kepengurusan PSSI di bawah komando Erick Thohir mengambil hak atas logo federasi baik di jersey saat ini maupun dari jersey dari apparel lama yakni Mills.
“Justru kepungurusan PSSI sekarang yang mengambil itu semua. Seperti Lambang Garuda di jersey apparel lama itu juga dimiliki pihak mereka. Tapi kita dari PSSI mengambil itu,” jelas Arya.
Baca Juga: PSSI Tegaskan Pemain Keturunan Tidak Minta Bayaran Saat Bela Timnas Indonesia
Arya menegaskan bahwa hak paten logo pada jersey tersebut dilakukan bertahap dan kini menjadi milik PSSI.
“Jadi semua itu bertahap bertahap bertahap. Jadi semua tidak usah heran kalau atas nama pribadi karena dulu di awal awal didaftarkan oleh timnya Sadad untuk Sadad dan PSSI," kata Arya.
“Sekarang kita lagi minta lagi untuk buat kita. Ini by process aja, enggak usah diramein dan diributin. Yang dulu (Mills) justru lama itu dan baru sekarang kita proses dan ambil dari jersey sebelumnya."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







