Soal Dugaan Pelecehan Bobotoh oleh Steward, Persib Bandung Sarankan Kasus Dibawa ke Polisi

AKURAT.CO, Persib Bandung merilis hasil investigasi tim pencari fakta soal dugaan adanya pelecehan seksual terhadap Bobotoh yang dilakukan steward selepas laga Persib Bandung melawan Port FC.
Insiden itu diduga terjadi selepas laga Persib Bandung melawan Port FC di ajang Asian Championship League two pada 19 September lalu di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Kini hasil investigasi sudah didapat. Hasilnya dibacakan langsung oleh penanggungjawab tim Pencari Fakta, Andang Ruhiat.
Baca Juga: Suporter Persib Bandung Diduga Alami Pelecehan, Ferry Paulus: Saya tidak Berwenang Menjawab Itu!
Pihak Persib Bandung telah bertemu korban dugaan pelecehan seksual berinisial S. Bahkan Persib juga sudah bertemu dengan steward yang bertugas di laga Persib Bandung melawan Port FC.
Berikut kesimpulan hasil investigasi terkait dugaan pelecehan steward terhadap suporter di laga Port FC versus Persib Bandung;
B. Terkait dugaan pelecehan verbal kepada Bobotoh perempuan, Saudari “S” oleh steward
1. Kami bertemu dengan sdri "S" didampingi oleh Arvio Diar Pratama sebagai kuasa hukumnya, Tobias Ginanjar, dan Zein RS, pada hari Selasa, 24 September 2024 pukul 15.30 WIB di Hotel Moxy Bandung.
2. Kami juga memanggil para petugas steward "A" dan "B" untuk memberikan keterangannya pada hari Rabu, 25 September 2024 dan Kamis, 26 September 2024 dari pukul 15.00 WIB - 20.00 WIB.
Baca Juga: Hukuman Pengurangan Poin untuk Persib Bandung Wewenang PSSI, LIB Hanya Sanksi Administrasi
3. Para petugas steward memberikan pernyataan secara tertulis diatas materai yang isinya menolak segala tuduhan sdri "S".
4. Karena cerita masing-masing pihak yang bertolak belakang, maka kami mengundang kedua belah pihak untuk bertemu pada hari Jumat, 27 September 2024 pukul 16.00 WIB di Graha PERSIB, Bandung.
Kesimpulan:
Berdasarkan proses fact-finding dan cross checking kesaksian dari “S” dan para-Steward, PERSIB menemukan keterangan yang disampaikan “S” yang diwakili oleh kakak kandung dan kuasa hukumnya, Arvio Diar Pratama, bertolak belakang dengan keterangan yang PERSIB dapatkan dari steward yang bertugas di lapangan pada pertandingan PERSIB vs Port FC di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung pada tanggal 19 September 2024 tersebut.
Karenanya, PERSIB menyarankan kedua belah pihak untuk melaporkan kepada kepolisian untuk dapat diselidiki dan kemudian diproses secara hukum oleh pihak yang berwenang.
Penutup
PERSIB ingin menegaskan dan selalu siap membuka pintu selebar-lebarnya untuk memfasilitasi, mencari tahu kebenaran, dan berharap setiap permasalahan dapat diselesaikan dengan baik.
PERSIB berharap bila ada permasalahan atau isu yang timbul di kemudian hari, dapat segera dikomunikasikan secara langsung untuk bersama-sama dicari fakta yang sebenarnya dan diselesaikan tanpa melalui kekerasan ataupun aksi yang bersifat anarkis.
PERSIB juga berkomitmen apabila ada bentuk atau tindakan pelanggaran yang dilakukan oleh karyawan, pemain, official, atau panitia pelaksana, termasuk steward, PERSIB tidak akan segan untuk memberikan sanksi kepada yang bersangkutan.
Termasuk bila ada pihak yang merasa haknya sebagai warga negara dilanggar, termasuk dugaan pelecehan dan dugaan penganiayaan, PERSIB tentunya akan mendukung pihak-pihak tersebut untuk melaporkannya kepada pihak kepolisian.
PERSIB mengimbau supaya semua Bobotoh bersatu, tidak terpancing dan terprovokasi oleh tuduhan-tuduhan yang tidak benar dan tidak berdasar oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, yang bertujuan memecah belah kita semua.
Hal ini juga telah disampaikan dalam kesempatan terpisah dan forum silaturahmi dengan 50 orang anggota Viking PERSIB Club (VPC) pada hari Kamis, 26 September 2024 di Graha PERSIB, Bandung.
PERSIB mengutuk tindakan kekerasan dengan alasan apapun dan terus berkomitmen untuk menciptakan atmosfir sepakbola yang aman dan nyaman untuk dinikmati semua kalangan, termasuk keluarga, anak-anak, dan perempuan.
PERSIB mengajak semua pihak untuk bersatu, saling menjaga dan mencegah semua tindakan anarkis dengan alasan apapun juga. Sebab, kita harus jaga PERSIB, dan kita harus jaga Bandung agar aman dan kondusif
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








