Jelang Perpisahan Emosional dengan Real Madrid, Carlo Ancelotti Bersemangat untuk Brasil

AKURAT.CO, Carlo Ancelotti telah melakukan konferensi pers pra pertandingan terakhirnya sebagai Pelatih Real Madrid. Dalam kesempatan itu, ia juga bicara soal meninggalkan Madrid dan berlabuh di Tim Nasional Brasil.
“Rasanya menyenangkan, sangat, kata Carlo Ancelotti di Madrid, Spanyol, Jumat (23/5), sebagaimana dipetik dari AS.
“Saya sangat bersemangat mendapatkan kesempatan untuk tidak mengkhianati Real Madrid dengan klub lain dan pergi ke tim nasional dengan sejarah paling banyak, lima kali juara dunia.”
“Ini adalah sebuah tantangan besar, tetapi saya senang bisa bersiap ke Piala Dunia bersama Brasil.”
Baca Juga: Bikin Real Madrid Bernuansa 'Samba' Membawa Carlo Ancelotti ke Kursi Kepelatihan Timnas Brasil?
Pertandingan terakhir Carlo Ancelotti bersama Real Madrid adalah menjamu Real Sociedad di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, Sabtu (23/5).
Laga pekan terakhir di La Liga Spanyol 2024-2025 itu merupakan skenario yang pas sebagai salam perpisahan pelatih asal Italia tersebut dengan Madrid.
“Ya, saya menjadi emosional dengan sangat mudah. Akan menjadi hari yang bersemangat. Jika saya menangis, bukan masalah,” kata Ancelotti.
“Itu bakal indah, dan saya akan berbagi dengan (Luka) Modric yang memberikan dukungan spektakuler selama masanya di Real Madrid. Seseorang yang fantastis, legenda. Menguncapkan selamat berpisah dengannya akan sangat indah.”
Terhadap para jurnalis, Ancelotti juga berkelakar. Bahwa dalam dua periode kepelatihannya bersama Madrid (2013-2015 dan 2021-2025), ia mencatat lebih dari 700 konferensi pers yang dilakukannya.
Baca Juga: Carlo Ancelotti Berpotensi Panggil Neymar dan Casemiro ke Timnas Brasil untuk Agenda Juni
“Kami banyak menang, dan saya kira duduk di sini lebih dari 700 konferensi pers dengan Anda semua adalah kesuksesan,” kata Ancelotti seraya tertawa.
“Kita menjalani masa yang baik. Tetapi menjalani 700 (konferensi pers), jangan anggap itu mudah. Beberapa pertanyaan tidak selalu menyenangkan.”
Ancelotti meninggalkan Los Blancos dengan 15 trofi dalam dua periode kepelatihannya. Di antaranya adalah dua gelar La Liga dan tiga gelar Liga Champions.
Hanya saja, Don Carletto harus menyelesaikan musim penutupnya bersama Madrid tanpa gelar. Madrid dipastikan menempati posisi kedua klasemen akhir La Liga Spanyol dengan Barcelona sebagai juara.
Madrid sendiri sudah memiliki pengganti yang sepadan. Tak lain adalah mantan pemain mereka sendiri, Xabi Alonso, yang direkrut setelah sukses bersama Bayer Leverkusen di Jerman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





