Gelang dari Lombok Menjaga Ikatan Emil Audero dengan Indonesia

AKURAT.CO, Ada satu hal yang unik dari Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero. Yakni Audero ternyata memiliki gelang keberuntungan dari tanah kelahirannya, Lombok, Indonesia.
Gelang itu tampak melingkar di tangan Emil Audero dalam sesi latihan Timnas Indonesia di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Senin (2/6).
Emil mengaku menggunakan gelang tersebut membuat dirinya selalu terikat dengan Indonesia sebagai tanah kelahirannya meski sedang berada jauh di Italia.
Baca Juga: Berpeluang Debut untuk Timnas Indonesia Lawan China, Emil Audero Mengaku tak Gugup
“Ini (gelang) dari Lombok dan juga dari tempat kelahiran saya. Saya merasakan perhubungan antara saya dan Indonesia. Saya lahir di sini,’ ucap Emil Audero saat ditemui di Stadion Madya, Senin (2/6).
Emil Audero sempat berpaspor Italia tetapi memiliki darah Indonesia dari ayahnya, Edy Mulyadi, dan ibunya dari Italia, Antonella Audero. Audero lahir di Mataram, Lombok, Indonesia, pada 18 Januari 1997.
Bahkan gelang dari Lombok yang melingkar di tangannya sudah menemani dirinya sejak 2014 silam.
Emil Audero sendiri memiliki peluang melakoni debut bersama Garuda melawan China. Tak lain karena kiper utama Timnas Indonesia, Maarten Paes, harus absen karena akumulasi kartu.
Baca Juga: Emil Audero Sudah Tahu Bakal Bermain untuk Timnas Indonesia Saat Lawan China
Emil mengaku tidak sabar untuk melakoni debut sebagai penjaga gawang Timnas Indonesia saat menghadapi China di lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Dia berharap semua berjalan lancar dan bisa meraih hasil positif. Juga berharap mendapat dukungan penuh dari suporter setia Timnas Indonesia.
“Saya tidak sabar untuk mewakili negara saya. Saya harap semuanya berjalan lancar. Saya juga tahu kalian semua, fans, dan suporter di stadion dan di rumah akan mendukung kami. Ini adalah hal terbaik yang bisa dilakukan oleh pemain,” kata Emil Audero.
“Pendukung Indonesia sangat besar dan itu membuat pemain bangga. Antusiasme yang luar biasa selama pertandingan dan setelah pertandingan semuanya tetap bersama. Terima kasih tetap dukung kami, karena kalian bisa jadi pemain ke-12."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








