Sekjen PSSI Yunus Nusi Jadi Komisaris Angkasa Pura, Buka Peluang Kolaborasi dengan Timnas Indonesia

AKURAT.CO, Sekjen PSSI, Yunus Nusi, didapuk menjadi Komisaris Angkasa Pura Indonesia. Yunus pun memiliki misi untuk bisa membawa kolaborasi Angkasa Pura Indonesia dengan sepakbola Indonesia dan juga Timnas Indonesia.
Yunus Nusi memang tidak bisa menutupi rasa syukur akan amanat tugas barunya sebagai Komisaris Angkasa Pura Indonesia.
Baginya tugas baru ini bukan hanya memberikan warna baru dalam karier dirinya. Yunus ingin bisa membawa aura baik bagi Angkasa Pura Indonesia.
Baca Juga: Polemik Dua Paspor Pemain Diaspora Timnas Indonesia, Yunus Nusi: Berhenti Bahas Isu Murahan Ini
"Alhamdulillah diberikan amanah baru. Insyaallah bisa berkerja dengan baik, mohon dukungannya," ucap Yunus Nusi melalui pesan suara kepada Akurat, Kamis (10/7).
Yunus Nusi sendiri mengaku memiliki program usai menjadi Komisaris Angkasa Pura. Di mana dia ingin bisa berkolaborasi dengan sepakbola Indonesia.
Sebab dia menilai dunia sepakbola Indonesia baik Timnas Indonesia dan klub-klub sangat membutuhkan dunia penerbangan untuk akomodasi kebutuhan pertandingan.
"Tapi yang lebih penting saya sangat berharap bahkan mimpi ini bisa terjadi. Kolaborasi kerjasama antara peningkatan prestasi sepakbola dengan posisi saya sekarang menjadi Komisaris Angkasa Pura Indonesia," jelas Yunus Nusi.
Selain itu Yunus juga menilai posisi Indonesia kerap mendapatkan kepercayaan baik dari AFC mapun FIFA menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah event internasional.
Baca Juga: Yunus Nusi: Saya Tidak Merasa Lebih Baik Dari Pak Zainudin Amali
Dengan kepercayaan ini, Yunus pun ingin tim-tim luar negeri yang bermain di Indonesia bisa mendapatkan jamuan terbaik seketika tiba di bandara Indonesia.
"Saat ini kami selalu ditunjuk oleh FIFA dan AFC untuk menggelar pertandingan internasional di Indonesia," jelas Yunus.
"Dengan saya sebagai Komisaris PT Angkasa Pura Indonesia semoga ini mempermudah layanan kami kepada negara-negara peserta yang akan datang ke sini," beber pria asal Gorontalo ini.
Kolaborasi itu tidak hanya untuk menjamu tim-tim luar negeri, tetapi juga klub lokal. Sebab klub-klub yang bertarung di Liga 1, Liga 2 dan Liga 3 kerap berakomodasi dari satu tempat ke tempat lain.
"Kami tahu bersama bahwa sebagian besar aktifitas pertandingan sepakbola di Indonesia menggunakan perjalanan dengan pesawat. Tentu saya akan membangun kolaborasi dengan Angkasa Pura Indonesia."
"Saya tahu bahwa teman-teman klub di Indonesia membutuhkan pelayanan begitu cepat karena mereka tentu melakukan penerbangan seminggu satu kali untuk menjalani pertandingan tandang dan kembali ke daerahnya," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






