Sumardji: Tidak Ada Aturan Kluivert Harus Mainkan Pemain Lokal, Itu Hoaks!

AKURAT.CO Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, membantah keras adanya klaim yang menyebut pelatih Patrick Kluivert diwajibkan memainkan pemain-pemain yang berkompetisi di dalam negeri.
Menurut Sumardji, isu tersebut tidak berdasar dan justru berpotensi menimbulkan perpecahan di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air.
“Isu itu sangat tidak benar. Pengamat yang menyebut hal itu adalah hoaks, karena saya ada di sana,” tegas Sumardji saat dihubungi awak media, Rabu (15/10/2025).
Sebelumnya, muncul dugaan bahwa Kluivert diharuskan menurunkan pemain lokal dalam setiap pertandingan Timnas Indonesia di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Isu ini mencuat setelah susunan pemain yang diturunkan Kluivert dalam dua laga terakhir menuai kritik, di mana sejumlah pemain lokal seperti Yakob Sayuri, Marc Klok, Beckham Putra, dan Ricky Kambuaya tampil kurang maksimal saat kalah 2–3 dari Arab Saudi (9/10/2025) dan 0–1 dari Irak (12/10/2025) di King Abdullah Sport City Stadium, Jeddah.
Baca Juga: Andre Rosiade Ungkap Dua Sosok Misterius Inisial S yang Diduga Kendalikan Timnas Indonesia
Padahal, menurut sejumlah pengamat, Kluivert masih memiliki opsi lain untuk memperkuat lini permainan.
Hal ini kemudian memunculkan spekulasi bahwa pelatih asal Belanda itu “diarahkan” untuk memainkan pemain-pemain lokal.
Namun, Sumardji menegaskan tidak ada klausul seperti itu dalam kontrak pelatih maupun kebijakan Timnas.
“Tidak ada yang menyebutkan bahwa Patrick Kluivert wajib memainkan pemain lokal. Kritik silakan saja, tapi jangan sampai menyesatkan dan mengadu domba,” ujarnya.
Sumardji juga meminta semua pihak untuk memberikan dukungan konstruktif terhadap tim nasional yang saat ini tengah berproses memperbaiki performa usai gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
“Kritik boleh, tapi jangan memecah belah. Semua pihak harus tetap bersatu demi kemajuan sepak bola Indonesia,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







