Jadi Tuan Rumah FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Uji Nyali Lawan Negara Luar Asia
Endarti | 22 November 2025, 16:51 WIB

AKURAT.CO, Indonesia resmi ditunjuk menjadi tuan rumah FIFA Series 2026. Dengan kesempatan ini maka Timnas Indonesia berpeluang menghadapi negara kuat dari Eropa pada Maret 2026 mendatang
Penunjukkan Indonesia sebagai tuan rumah FIFA Series 2026 menjadi bukti kepercayaan dunia akan kapabilitas menyelenggarakan event internasional.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyatakan penunjukan ini menjadi kesempatan langka yang harus dimanfaatkan secara maksimal untuk menguji nyali dan kemampuan Timnas Indonesia di hadapan lawan-lawan dengan gaya bermain yang sama sekali berbeda.
“Ini adalah kesempatan besar yang harus kita manfaatkan untuk terus menguji dan menaikkan level Timnas. Dengan menghadapi lawan dari luar Asia secara rutin, para pemain akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis," ucap Erick Thohir dalam keterangan resminya, Sabtu (22/11).
Erick Thohir menyebut hal ini sebagai ujian berat bagi skuad Garuda. Namun juga bisa menjadi langkah kuat dalam membangun timnas yang bersaing di level dunia.
"Ini adalah jalan terjal, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,” tambah Erick.
FIFA Series merupakan inisiatif strategis dari FIFA untuk memberikan kesempatan bagi tim-tim nasional dari konfederasi berbeda bertanding dalam laga persahabatan yang terorganisir.
Tujuannya untuk meningkatkan pengalaman bertanding internasional dan membuka jalan bagi perkembangan sepakbola yang lebih merata di seluruh dunia.
Selama ini, Timnas Indonesia lebih sering berhadapan dengan lawan-lawan dari konfederasi Asia (AFC). FIFA Series akan mendobrak tradisi tersebut dengan mempertemukan Indonesia dengan tim-tim dari Afrika (CAF), Eropa (UEFA), Amerika Selatan (CONMEBOL), Amerika Utara, Tengah, dan Karibia (CONCACAF), serta Oseania (OFC).
fifafifaBaca Juga: Imbas Kisruh Selepas Laga Timnas Indonesia Melawan Irak, FIFA Denda PSSI Rp1 Miliar
Kesempatan ini memberikan pengalaman tak ternilai bagi para pemain dan staf pelatih untuk mempelajari berbagai filosofi dan karakteristik permainan sepakbola dari seluruh penjuru dunia.
Mulai dari kekuatan fisik tim-tim Afrika, disiplin taktis tim Eropa, kreativitas tim Amerika Selatan, hingga kecepatan tim dari CONCACAF.
Pada FIFA Series 2026, Indonesia akan menjadi tuan rumah bersama tujuh negara lainnya, yaitu Australia, Azerbaijan, Kazakhstan, Mauritius, Puerto Rico, Rwanda, dan Uzbekistan.
Ini juga menempatkan Indonesia dalam peta sepak bola global sebagai negara yang dipercaya mampu menyelenggarakan event resmi FIFA.
Sebagai perbandingan, pada edisi perdana FIFA Series 2024, FIFA menunjuk lima negara sebagai tuan rumah. Yakni Aljazair, Azerbaijan, Mesir, Arab Saudi, dan Sri Lanka. Formatnya terbukti sukses.
Contohnya, Aljazair (CAF) menjadi tuan rumah bagi Bolivia (CONMEBOL), Andorra (UEFA), dan sesama negara Afrika, Afrika Selatan (CAF). Pola serupa diterapkan di semua negara tuan rumah, memastikan hadirnya pertandingan lintas benua yang berkualitas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






