Minta Maaf, Pep Guardiola Mengaku Malu dengan Insiden Juru Kamera di St James Park

AKURAT.CO, Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, meminta maaf atas insiden ketegangannya dengan seorang juru kamera usai pertandingan timnya kontra Newcastle United, Sabtu (23/11).
Insiden itu terjadi ketika sang juru kamera mendekati Pep Guardiola usai laga di Stadion St James Park, Newcastle, Inggris, di mana Manchester City kalah 1-2. Guardiola tampak berbicara tegang dengan sang juru kamera.
“Saya merasa malu ketika saya melihat (video dan foto insiden) itu. Saya tidak menyukainya, saya mohon maaf untuk si juru kamera,” kata Pep Guardiola dalam sesi konferensi pers di Manchester, Inggris, Senin (24/11), sebagaimana dipetik dari BBC.
Baca Juga: Sambut Liverpool untuk Laga ke-1000 Besok, Pep Guardiola Akui Angka Capaiannya 'Gila'
“Saya inilah saya. Bahkan dengan (pengalaman) 1.000 pertandingan pun saya bukanlah orang yang sempurna dan saya melakukan kesalahan. Saya membela tim dan klub saya.”
Situasi memang tampak tak terkendali bagi Pep Guardiola di St James Park. Selain bermasalah dengan juru kamera, pelatih asal Spanyol itu juga perang mulut dengan gelandang Newcastle, Bruno Guimaraes.
Guardiola diketahui frustrasi dengan beberapa keputusan wasit yang menurutnya memengaruhi hasil pertandingan. Di antaranya potensi penalti Phil Foden dan potensi offside gol kedua Newcastle.
Pernyataan ini disampaikan Guardiola dalam konferensi pers menjelang laga timnya versus Bayer Leverkusen di lanjutan Liga Champions 2025-2026. City dijadwalkan menjamu Leverkusen di Stadion Etihad, Manchester, Selasa (25/11) atau Rabu dini hari WIB.
Baca Juga: Klasemen Liga Inggris: Arsenal Tancapkan Isyarat Bakal Juara, Man City Tumbang di Kandang Newcastle
Pertandingan melawan Leverkusen akan menjadi pertandingan ke-100 eks Pelatih Barcelona dan Bayern Munchen tersebut di Liga Champions. Selain spesial untuk pribadinya, Guardiola menyebut laga besok juga spesial untuk pemain.
“Saya sadar saya semakin tua. Setiap pertandingan adalah tonggak pencapaian. Itu bagus, artinya setiap musim kami ada di sana,” ucap Guardiola.
“Kompetisi besar. Spesial untuk pemain, untuk menantang diri Anda bersama tim-tim terbaik di Eropa itu luar biasa, sebuah pengalaman besar.”
Manchester City saat ini menempati peringkat keempat klasemen penyisihan Liga Champions dengan raihan sepuluh poin atau berjarak dua angka dari Bayern Munchen, Arsenal, dan Inter Milan di tiga posisi teratas.
Mereka sekurang-kurangnya harus menyelesaikan klasemen di posisi delapan besar untuk lolos otomatis. Jika lewat dari itu, City mesti masuk dalam jajaran 24 besar untuk mendapatkan peluang jalur play-off.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








