PSSI Tak Bisa Larang Joey Pelupessy dan Maarten Paes Jika Memilih ke Persib Bandung
Endarti | 26 Desember 2025, 17:01 WIB

AKURAT.CO, PSSI tak akan menerima jika pemain keturunan Indonesia, Joey Pelupessy dan Maarten Paes, berkarier di kompetisi domestik. Termasuk jika bergabung dengan Persib Bandung.
Federasi menegaskan tidak memiliki kewenangan untuk melarang pemain memilih klub tujuan mereka.
Hal tersebut disampaikan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, menanggapi rumor yang menyebut Joey Pelupessy dan Maarten Paes berpotensi merapat ke Persib Bandung pada bursa transfer paruh musim Super League yang dijadwalkan dibuka Januari mendatang.
Hal ini disampaikan Arya Sinulingga karena secara ideal PSSI memang berharap para pemain diaspora bisa berkarier di Eropa demi menjaga level kompetisi dan jam terbang internasional. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan pemain dan manajemen masing-masing.
Baca Juga: Perkuat Lini Tengah Dewa United, Jan Olde Buka Opsi Datangkan Ivar Jenner dan Joey Pelupessy
“Kita sih inginnya mereka bermain di Eropa, tapi itu tergantung manajer dan kesempatan yang mereka punya. Kita tidak bisa masuk ke wilayah itu,” kata Arya dalam wawancara di kanal YouTube Liputan6 beberapa waktu lalu.
Ia menegaskan, PSSI tidak memiliki hak untuk menentukan masa depan klub para pemain keturunan karena federasi tidak terlibat dalam kontrak maupun pembayaran gaji mereka.
“Itu ranah pemain. Gaji mereka bukan dari kita. Kalau kita yang menggaji, mungkin kita berhak. Tapi ini tidak. Jadi kita tidak bisa mengatur mereka mau ke mana,” ujarnya.
Arya menambahkan, PSSI sebatas bisa memberikan saran atau pandangan, namun tidak dapat memaksakan keputusan kepada pemain.
“Saran boleh saja, tapi keputusan tetap di pemain. Seperti teman memberi masukan, tapi kalau dia sudah memilih jalan sendiri, ya tidak bisa dipaksa,” ucapnya.
Rumor merapatnya Joey Pelupessy dan Maarten Paes ke Persib dinilai bukan hal yang mustahil. Sejumlah pemain keturunan sebelumnya telah lebih dulu berkiprah di Super League. Di antaranya adalah Jordi Amat, Rafael Struick, Eliano Reijnders, Thom Haye, hingga Jens Raven.
Kehadiran pemain diaspora di kompetisi domestik dinilai dapat meningkatkan kualitas liga. Namun, PSSI tetap menyerahkan sepenuhnya keputusan karier kepada pemain, selama tidak bertentangan dengan kepentingan Timnas Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








