Justin Hubner Akui Tekanan Bermain untuk Timnas Indonesia Lebih Berat Ketimbang di Belanda

AKURAT.CO, Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, mengungkapkan realitas lain di balik kebanggaannya mengenakan seragam Garuda. Bermain untuk Timnas Indonesia, katanya, menuntut setiap pemain untuk memiliki mental baja.
Justin Hubner menyebut bahwa tekanan yang dihadapi pemain Timnas Indonesia jauh lebih besar dibandingkan saat dirinya berkarier di Eropa, khususnya di Belanda.
Menurut Justin Hubner, ekspektasi tinggi publik sepakbola nasional membuat setiap pemain harus memiliki kesiapan mental yang kuat. Sorotan yang datang tidak hanya saat pertandingan berlangsung, tetapi juga berlanjut di luar lapangan.
Baca Juga: Justin Hubner Minta Maaf Atas Unggahannya, Minta Publik Fokus ke Laga Timnas Indonesia Lawan Irak
Bek berusia 22 tahun itu menilai tekanan psikologis menjadi tantangan tersendiri bagi pemain yang membela Timnas Indonesia. Tanpa mental yang siap, situasi tersebut bisa berdampak serius terhadap performa bahkan keberlanjutan karier seorang pemain.
Justin Hubner bukan sosok asing di lingkungan Timnas Indonesia. Ia telah melalui proses panjang bersama tim nasional, mulai dari level usia muda hingga menembus skuad senior.
Bersama Timnas Indonesia senior, Hubner telah mencatatkan 18 penampilan. Jumlah tersebut mencerminkan kepercayaan pelatih terhadap kemampuannya dalam mengawal lini pertahanan Garuda di berbagai ajang internasional.
Sebagai pesepakbola profesional, Hubner memahami bahwa tekanan merupakan bagian tak terpisahkan dari dunia sepakbola. Namun, ia menegaskan bahwa intensitas tekanan yang dirasakan di Indonesia berada pada level yang berbeda.
Saat bermain di Eredivisie bersama Fortuna Sittard, kritik menurutnya masih bersifat terbatas. Di Indonesia, kritik bisa datang dalam jumlah masif dan menyebar dengan cepat, terutama melalui media sosial.
Baca Juga: Justin Hubner Akui Banyak Tawaran Besar dari Klub Indonesia, Pilih Jam Terbang di Eropa
“Di Belanda, kritik datang dari beberapa ratus orang. Di Indonesia, bisa mencapai seratus ribu orang,” ujar Justin Hubner, dikutip dari De Limburger, Jumat (16/1).
Antusiasme besar masyarakat terhadap Timnas Indonesia membuat setiap aksi pemain selalu berada di bawah pengawasan ketat. Kesalahan kecil di lapangan kerap berujung pada gelombang komentar yang sulit dihindari.
Meski demikian, Hubner mengaku mulai terbiasa dengan kondisi tersebut. Ia berusaha menjaga fokus pada tanggung jawabnya di lapangan dan tidak larut dalam tekanan dari luar.
“Saya harus menghadapi tekanan itu. Saya semakin mahir dalam menghadapinya,” ujar Hubner.
Bagi Hubner, dukungan orang-orang terdekat menjadi kunci menjaga stabilitas mental. Peran keluarga, agen, dan manajer disebutnya sangat penting dalam membantunya bertahan dan terus berkembang sebagai pemain Timnas Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







