Serie A: Napoli Terpeleset di Kandang Parma, Inter Milan Kian Pasti Rebut Scudetto
AKURAT.CO, Pelatih Inter Milan, Christian Chivu, tampak sangat emosional ketika wasit Davide Massa meniup peluit akhir laga ke-32 Liga Serie A Italia antara timnya dan Como, Minggu (13/4/2026).
Tak lain karena Christian Chivu tahu kemenangan dalam duel yang menegangkan di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Como, Italia, tersebut semakin memperbesar peluang Inter Milan untuk merebut scudetto musim ini.
Pasalnya, pesaing terdekat Inter yang mengekor di ranking kedua, Napoli, hanya bisa bermain imbang 1-1 versus Parma sehari sebelumnya. Hasil tersebut membuat Inter kini unggul sembilan poin di puncak klasemen.
Chivu sendiri tak menyebut bahwa tujuan timnya adalah meraih scudetto. Target utama pelatih yang ditunjuk menggantikan Simone Inzaghi pada musim panas lalu tersebut adalah membawa Nerazzuri lolos ke Liga Champions.
“Matematika bilang kami masih butuh beberapa poin lagi untuk mendapatkan tujuan kami,” kata Chivu usai laga Como vs Inter sebagaimana dipetik dari The Guardian. “Yaitu lolos ke Liga Champions.”
Jika Inter bisa menjadi juara musim ini, itu berarti mereka merebut scudetto dari Napoli sang juara bertahan sebagai pesaing terdekat. Juga menjadi gelar ketiga sejak dekade ketiga abadi ke-21.
Sementara Napoli tampaknya sedang berada dalam situasi butuh peremajaan. Sejak gelar bersejarah pada 2022-2023 yang merupakan gelar pertama selepas yang terakhir di era Diego Maradona pada 1989-1990, Napoli sukses menjaga standar di papan atas.
Antonio Conte yang didatangkan pada 2024 sukses menghapus kutukan absen panjang meraih juara setelah scudetto sebagaimana edisi 1990 harus menunggu selama 33 tahun.
Wacana yang beredar saat ini adalah para pemain Napoli sudah mulai “menua”. Pada saat yang sama, posisi Antonio Conte di jabatan pelatih juga tak pasti sejalan sang juru taktik dikaitkan ke Tim Nasional Italia.
Dengan enam pertandingan tersisa sampai akhir musim, I Partenopei paling tidak harus tak terkalahkan untuk menekan Inter Milan memenangi seluruh laga dalam persaingan di pacuan terakhir untuk scudetto musim ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








