Pep Guardiola Tolak Tawaran Melatih Timnas Italia

AKURAT.CO, Pelatih asal Spanyol, Pep Guardiola, dikabarkan menolak tawaran untuk melatih Tim Nasional Italia. Penolakan ini konon karena Guardiola masih belum berhasrat untuk kembali melatih.
Tawaran terhadap Pep Guardiola untuk posisi Pelatih Timnas Italia disampaikan secara terbuka oleh Presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC), Giovanni Malago, awal pekan ini.
Giovanni Malago bahkan menyebut bahwa FIGC bersedia menyesuaikan gaji untuk Pep Guardiola yang dianggap cukup tinggi dalam kapasitas sebagai pelatih tim nasional.
Pun demikian, Guardiola tampaknya bertahan dengan insting pribadinya yang menyatakan belum lagi mendapatkan gairah melatih selepas meninggalkan Manchester City akhir musim lalu.
Dalam wawancara terbaru dengan OKX, Guardiola mengakui bahwa hingga saat ini ia belum merasakan gairah untuk kembali melatih. Besar kemungkinan faktor tersebut yang membuatnya menolak tawaran dari Italia.
“Orang bilang, setelah tiga bulan Anda akan kembali (melatih), dalam enam bulan Anda akan kembali, dan saya bilang mungkin, saya harus merasakannya, saya harus mengalaminya,” kata Guardiola.
“Benar-benar merindukannya. Sekarang, setiap kali saya bangun pagi, tiga pekan, satu bulan, saya bilang, apakah saya merindukannya, saya bilang tidak, oke, bagus, jadi itu yang saya rasakan sekarang.”
Italia sendiri belum mendapatkan pelatih selepas mundurnya Gennaro Gattuso awal April silam. Gattuso mundur karena gagal membawa Azzuri ke Piala Dunia 2026 yang juga menandai absennya negara tersebut dalam tiga edisi beruntun Piala Dunia.
Direktur Tenik FIGC, Paolo Maldini, mengaku bahwa ia juga mendekati Pelatih Tim Nasional Brasil, Carlo Ancelotti, sebelum menghubungi Guardiola. Namun, Ancelotti sendiri masih terikat kontrak bersama Selecao sampai 2030.
Kini, kandidat lain yang cukup terbuka adalah eks Pelatih Juventus yang kini melatih United FC di Dubai, Andrea Pirlo. Gelandang yang turut membawa Italia menjuarai Piala Dunia 2006 itu disebut-sebut sebagai kandidat terdepan untuk melatih Azzuri.
FIGC sendiri dalam situasi krusial karena mereka ingin mendapatkan pelatih yang bisa membangkitkan Italia dari keterpurukan. Target terdekat tentu saja membawa Italia lolos Kualifikasi Piala Eropa 2028.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





