GIC 2026 Resmi Dibuka, Kick-off Dikemas Seperti Piala Dunia 2026

AKURAT.CO, Garuda International Cup (GIC) 2026 secara resmi dimulai pada Kamis (20/8/2026). Total 72 tim dari 13 negara bertanding di lima kategori berbeda, yakni U-10 Boys, U-12 Boys, U-15 Boys, U-15 Girls, dan U-17 Boys.
Upacara pembukaan GIC 2026 berlangsung semarak di ASIOP Training Ground, Sentul, Jawa Barat. Kemasan kick-off ala Piala Dunia 2026 dilakukan dalam laga kategori U-15 antara ASIOP vs Zhejiang yang menjadi pembukanya.
Seperti Piala Dunia 2026, seluruh nama yang masuk Daftar Susunan Pemain (DSP) masuk ke lapangan dan menyanyikan lagu kebangsaan masing-masing. Tidak lupa juga berfoto sebelum bertanding.
Sejatinya GIC 2026 sudah bergulir sejak Rabu (19/8/2026), namun upacara pembukaan dilaksanakan berselang sehari kemudian. Penandanya adalah pertandingan ASIOP vs Zhejiang.
GIC secara konsisten menyelenggarakan kompetisi sepakbola usia muda tingkat internasional sejak pertama kali digelar pada 2015.
Sempat vakum karena pandemi Covid-19, GIC kemudian rutin diadakan setiap tahun mulai 2022, 2023, 2024, 2025, hingga 2026. Penyelenggaraan keenam kini melibatkan 72 tim dan 13 negara.
Jumlah negara peserta terus bertambah setiap edisi. Mulai dari tiga (2015), kemudian lima (2022), tujuh (2023), delapan (2024), 12 (2025), hingga kini 13 negara (2026).
Pelaksanaan GIC 2026 terpusat di dua venue yang berlokasi di Sentul, Kab Bogor, Jawa Barat, yaitu ASIOP Training Ground dan AYO Arena.
Adapun 13 negara partisipan GIC 2026 adalah Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, Singapura, Kamboja, Laos, Brunei Darussalam, Sri Lanka, Pakistan, Jepang, dan China.
Tim-tim yang berpartisipasi di GIC juga memiliki kualitas terbaik dan berasal dari kasta tertinggi. Tahun ini ada Shonan Bellmare (Jepang), Zhejiang (China), dan PT Prachuap (Thailand).
Ada pula akademi tersohor PVF yang kerap memasok pemain ke Timnas Vietnam kelompok umur hingga senior. Mereka turun di kategori U-12 Boys GIC 2026.
Kick-off GIC 2026 diramaikan sejumlah pelatih yang selama ini berkecimpung di pembinaan sepakbola usia dini Indonesia seperti Indra Sjafri dan Fakhri Husaini. Turut hadir eks asisten pelatih Timnas Indonesia era Luis Milla, Eduardo Perez Moran.
Edu, sapaan akrabnya, sangat terkesan dengan penyelenggaraan GIC yang konsisten digelar setiap tahun dan melibatkan banyak negara. Dia bahkan menyebut kompetisi ini sebagai pesta sepak bola usia muda.
"GIC adalah pesta sepakbola usia muda. Tiga belas negara berkompetisi di sini. Bisa dilihat sendiri keseruannya. Sangat bagus untuk Indonesia. Event internasional seperti ini harus diperbanyak," kata Edu di Sentul, Jawa Barat, Kamis (20/8/26).
"Kompetisi usia muda itu adalah fondasi masa depan tim nasional, sehingga penting untuk terus dilaksanakan. Terlebih sekarang GIC juga menambah kategori putri. Sebuah gebrakan yang bagus untuk perkembangan sepak bola di Indonesia."
Sementara itu, Indra Sjafri selalu Technical Advisor GIC 2026 mengatakan bahwa kompetisi tahun ini semakin menarik dan menjanjikan atmosfer lebih kompetitif dengan kehadiran 13 negara.
"Total 72 tim dari 13 negara berkumpul di sini. Pemain-pemain Indonesia mendapat kesempatan berharga menghadapi negara lain tanpa harus bepergian ke luar negeri," ujar Indra Sjafri.
"Sejatinya sepakbola itu butuh proses. Tidak bisa instan. GIC menjadi salah satu rangkaian dalam proses tersebut. Menempa pemain muda Indonesia melalui kompetisi bertaraf internasional."
Di sisi lain, GIC 2026 mendapat dukungan dari Srilankan Airlines dan Ethiopian Airlines selaku sponsor. Kedua pihak berharap event yang pertama kali bergulir pada 2015 ini terus berkembang lebih baik lagi.
"Kami dari Srilankan Airlines sangat bangga bisa terlibat mendukung GIC 2026. Event ini semakin besar dan tahun ini ada satu tim dari Srilanka yang ikut serta. Harapannya bisa lebih berkembang lagi ke depannya," ucap Country Manager Srilankan Airlines Indonesia, Balakrishnan Pirathapan.
"Sepakbola bisa menyatukan manusia. Sebuah campaign penting dan kami berkesempatan mempromosikan Ethiopian Airlines di GIC 2026. Sungguh membanggakan bisa mendukung event yang semakin berkembang setiap tahun," tutur Area Manager Ethiopian Airlines Indonesia, Selamawit Walelegn.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






