Luke Vickery Tolak Klub Inggris, Pilih Bertahan di Australia Demi Menanti Debut Timnas Indonesia

AKURAT.CO, Winger yang kini diproyeksikan menjadi bagian dari Timnas Indonesia, Luke Vickery, mengambil keputusan menarik terkait masa depannya di level klub.
Pemain berusia 20 tahun itu dikabarkan memilih bertahan bersama Macarthur FC meski mendapatkan tawaran dari klub Inggris, Peterborough United.
Kabar tersebut disampaikan jurnalis sekaligus presenter TalkSport, James Dodd.
Peterborough United disebut tertarik memboyong Luke Vickery setelah sang pemain tampil cukup menjanjikan bersama Macarthur FC pada musim sebelumnya.
Namun, Luke Vickery memilih melanjutkan kariernya di Australia. Ia disebut masih ingin mendapatkan kesempatan berkembang bersama Macarthur sebelum kembali mempertimbangkan peluang pindah ke klub lain dalam beberapa waktu mendatang.
Keputusan tersebut membuat Vickery kembali akan menjalani musim bersama Macarthur FC di kompetisi A-League. Terlebih, kontraknya bersama klub Australia tersebut masih berlaku hingga 2028.
Pada musim lalu, Vickery mencatatkan 31 penampilan di semua kompetisi. Dari jumlah tersebut, winger kelahiran Hawaii itu mampu menyumbangkan tujuh gol dan tiga assist.
Di tengah keputusan untuk bertahan di Australia, Vickery juga tengah menunggu kesempatan penting bersama Timnas Indonesia.
Vickery telah resmi menjadi Warga Negara Indonesia setelah menjalani pengambilan sumpah pada 16 Juli 2026 di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Sydney, Australia.
Namun, status sebagai WNI belum membuatnya langsung menjalani debut bersama skuad Garuda.
Vickery sebelumnya tidak dapat bergabung dengan Timnas Indonesia pada ASEAN Championship 2026 karena tidak mendapatkan izin dari Macarthur FC.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, bahkan sempat mengungkapkan kekecewaannya karena sejumlah pemain yang dibutuhkan tidak dilepas klub masing-masing.
"Namun secara umum, bahkan klub-klub luar negeri tidak mau melepas pemain mereka," ujar Herdman.
Menurut Herdman, ajang tersebut sebenarnya bisa menjadi kesempatan bagus bagi pemain seperti Vickery untuk merasakan atmosfer bersama Timnas Indonesia.
"Bagi orang-orang seperti Luke Vickery, ini bisa menjadi turnamen yang bagus untuknya, tetapi sayangnya klubnya tidak mau melepasnya," kata Herdman.
Kini, peluang Vickery untuk mencatatkan debut bersama Timnas Indonesia kembali terbuka.
Skuad Garuda dijadwalkan tampil pada FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung pada periode FIFA Matchday September-Oktober 2026.
Berbeda dengan ASEAN Championship sebelumnya, agenda FIFA Matchday membuat klub memiliki kewajiban untuk melepas pemain yang mendapatkan panggilan tim nasional sesuai regulasi yang berlaku.
Karena itu, Vickery berpeluang mendapatkan kesempatan pertamanya mengenakan seragam Timnas Indonesia apabila namanya masuk dalam daftar pemain yang dipanggil Herdman.
Kini, perhatian Vickery tidak hanya tertuju pada perjalanan klubnya di A-League. Ia juga berpeluang menandai babak baru kariernya dengan menjalani debut bersama Timnas Indonesia setelah proses naturalisasinya rampung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






