Raheem Sterling Bakal Disidang Bulan Depan karena Tabrak Pembatas dan Kepemilikan Zat Terlarang

AKURAT.CO, Pesepakbola asal Inggris yang kini bermain untuk Feyenoord, Raheem Sterling, dijadwalkan duduk di bangku persidangan dengan tuduhan berkendara secara berbahaya dan mengonsumsi gas nitrous oxide.
BBC menyebut bahwa Raheem Sterling menabrak pembatas jalan dengan mobil Lamborghini miliknya di Hampshire, Inggris, Kamis 28 Mei silam. Sterling ditahan atas insiden itu dan langsung dibebaskan dengan jaminan.
Kepolisian Hampshire & Isle of Wight menyebut bahwa Raheem Sterling berkendara dengan membawa nitrous oxide atau gas tawa dengan tujuan untuk dihirup. Menghirup gas tawa terutama dalam kondisi berkendara adalah ilegal di Inggris.
“Seorang pengemudi akan tampil di pengadilan bulan depan untuk menghadapi dakwaan menyusul tabrakan di M3 Hampshire,” kata juru bicara Kepolisian Hampshire & Isle of Wight.
“Raheem Sterling, 31 tahun, dari Berkshire, telah diperkarakan menyusul sejumlah pelanggaran; mengemudi secara berbahaya, memiliki nitrous oxide untuk dihirup secara ilegal, dan menolak memberikan sampel.”
Tak ada korban, cedera, atau kendaraan lain yang terlibat dalam insiden tersebut. Adapun eks pemain Liverpool, Manchester City, dan Chelsea itu akan dihadapkan ke Pengadilan Basingstoke pada 15 September.
Kabar ini seakan membenarkan dugaan bahwa Sterling mengalami kemerosotan mental sejalan dengan menurunnnya karier sepakbolanya dalam beberapa tahun terakhir.
Pun demikian, seorang sumber menyatakan bahwa tak ada bukti bahwa Sterling terlibat dalam konsumsi obat-obatan. Hanya saja, eks pemain Tim Nasional Inggris itu mengalami tahun-tahun sulit di mana ia merasa “tak layak dan dilupakan”.
Karier Sterling menurun dimulai sejak musim 2024-2025 ketika Enzo Maresca mulai mengambil posisi pelatih Chelsea. Sterling kemudian dipinjamkan ke Arsenal untuk musim yang sama dan kembali ke Chelsea pada Juni 2025.
Sesampainya di Chelsea Sterling “diasingkan” karena tak masuk dalam skuad yang Maresca. Ia berlatih terpisah dari skuad meski masih diizinkan menggunakan fasilitas Chelsea.
Pada 28 Januari lalu Sterling dan Chelsea resmi berpisah. Dua pekan setelahnya Sterling bergabung dengan Feyenoord sampai akhir musim 2025-2026 dan bermain di delapan laga bersama klub Eredivisie itu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






