Akurat Logo

Dari Jayapura hingga Jakarta, Persipura Resmi Launching Tim dengan Target Kembali ke Liga 1

Zainal Hasan | 31 Agustus 2026, 13:57 WIB
Dari Jayapura hingga Jakarta, Persipura Resmi Launching Tim dengan Target Kembali ke Liga 1
Manajer Persipura Jayapura, Eveline Injaya saat ditemui di One Bell Park, Jakarta Selatan, Minggu (30/8/2026). AKURAT.CO/Zainal Hasan.

AKURAT.CO, Persipura Jayapura menatap musim kompetisi 2026-2027 dengan ambisi besar. Mutiara Hitam resmi memperkenalkan timnya melalui rangkaian launching yang digelar di enam kota, yakni Yogyakarta, Jayapura, Jakarta, Wamena, Timika, dan Sorong.

Rangkaian tersebut menjadi bagian dari langkah Persipura menyambut musim baru sekaligus membangun kembali gairah Mutiara Hitam di tengah target besar yang diusung tim.

Persipura ingin menjadikan musim ini sebagai momentum untuk bangkit dan kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Manajer Persipura Jayapura, Eveline Injaya, menegaskan bahwa target utama tim pada musim ini adalah promosi ke Liga 1.

Target tersebut tidak terlepas dari kegagalan Persipura mendapatkan tiket promosi pada musim lalu meski sempat berada dalam persaingan.

"Kalau untuk musim ini pastinya target kita maunya promosi ke Liga 1," kata Eveline di One Bell Park, Jakarta Selatan, Minggu (30/8/2026).

Meski demikian, Eveline tidak ingin target promosi justru membuat pemain kehilangan fokus dalam menjalani kompetisi. Ia meminta seluruh anggota tim berkonsentrasi terhadap setiap pertandingan yang dihadapi.

https://www.akurat.co/bola/885599/persipura-gelar-launching-di-enam-kota-usung-semangat-satu-hati-satu-tujuan

Menurutnya, perjalanan menuju target besar harus dilakukan secara bertahap. Konsistensi dari pertandingan ke pertandingan menjadi hal yang harus dibangun Persipura sejak awal kompetisi.

"Saya mau setiap permainan, setiap pertandingan itu pemain harus fokus dan konsisten. Jadi enggak selalu melihatnya ke depan, ujungnya. Kita satu-satu kita perbaiki sampai kita bisa mencapai target," ujarnya.

Tantangan Persipura pada awal musim tidak hanya datang dari persaingan di lapangan. Mutiara Hitam juga harus menjalani sebagian pertandingan kandang di Pulau Jawa akibat sanksi Komdis yang membuat mereka tidak dapat bermain di Jayapura dengan kehadiran penonton.

Persipura memilih Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, sebagai venue pertandingan kandang selama masa hukuman tersebut. Keputusan itu diambil dengan pertimbangan efisiensi, terutama dari sisi akomodasi dan transportasi.

Eveline mengakui keputusan tersebut bukan perkara mudah karena Persipura harus kehilangan potensi pemasukan dari tiket.

Namun, manajemen bersama pemain memilih mengutamakan efisiensi demi menjaga kondisi tim sepanjang kompetisi.

Menariknya, Eveline juga melibatkan pemain dalam menentukan pilihan tersebut. Penghematan biaya yang didapat dari bermain di Pulau Jawa akan dialokasikan untuk bonus pemain agar semangat skuad tetap terjaga meski harus kehilangan keuntungan bermain di Jayapura.

Di luar persoalan kompetisi, Persipura juga memiliki perhatian besar terhadap pemain-pemain muda Papua.

Eveline menilai Papua memiliki banyak talenta yang bisa dikembangkan untuk menjadi bagian penting dari masa depan Mutiara Hitam.

"Kami yakin bahwa anak-anak Papua itu sangat bertalenta. Hanya saja mereka harus diasah, harus kita ingin mereka lebih disiplin dan lebih konsisten," tutur Eveline.

Karena itu, kedisiplinan menjadi salah satu pekerjaan rumah yang mendapat perhatian serius.

Apalagi Persipura tidak hanya akan menghadapi kompetisi Championship, tetapi juga harus membagi fokus dengan agenda League Cup.

Eveline ingin skuad Persipura memiliki karakter yang lebih disiplin, fokus, dan konsisten. Ia berharap kehadirannya sebagai manajer bisa kembali menjadi pemantik semangat para pemain untuk berjuang sepanjang musim.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.