Dihukum Komdis, Persipura Pilih Sidoarjo Jadi Markas Sementara Championship 2026-2027

AKURAT.CO, Persipura Jayapura mengambil keputusan strategis menjelang bergulirnya Pegadaian Championship 2026-2027.
Tim berjuluk Mutiara Hitam ini memilih Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, sebagai markas untuk menjalani kompetisi kasta kedua Liga Indonesia tersebut.
Keputusan itu tidak lepas dari sanksi Komite Disiplin (Komdis) PSSI yang diterima Persipura akibat kerusuhan pada pertandingan play-off promosi Super League kontra Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, 8 Mei 2026.
Persipura awalnya dijatuhi hukuman larangan menggelar pertandingan kandang dengan penonton selama satu musim.
Namun, setelah mengajukan banding, Komite Banding (Komding) PSSI mengubah hukuman tersebut menjadi larangan tanpa penonton selama setengah musim.
Pada putaran kedua, Persipura tetap diperbolehkan menggelar pertandingan kandang dengan sejumlah pembatasan. Tribun utara dan selatan harus ditutup ketika tim asal Papua itu bertindak sebagai tuan rumah.
Situasi tersebut membuat manajemen Persipura harus menghitung ulang kebutuhan operasional tim. Salah satu pertimbangan utama adalah efisiensi biaya perjalanan dan akomodasi selama menjalani Championship.
Manajer Persipura, Eveline Sanita Injaya, menjelaskan bahwa keputusan memilih Sidoarjo diambil karena mayoritas lawan Persipura di Grup Timur Championship berasal dari Pulau Jawa.
"Alasan pemilihannya karena mungkin kita di Pulau Jawa lebih gampang ya untuk akomodasi dan transportasi ya. Kita bisa hemat banyak," ujar Eveline di Jakarta, Minggu (30/8/2026).
Persipura akan menghadapi sejumlah tim yang bermarkas di Pulau Jawa, di antaranya Persis Solo, Persela Lamongan, Deltras Sidoarjo, hingga RANS Nusantara FC.
Dengan kondisi tersebut, bermain di Jawa dinilai lebih efisien dibandingkan harus menjalani pertandingan kandang di Jayapura.
Apalagi, Persipura menyadari pertandingan tanpa penonton akan membuat pemasukan dari penjualan tiket ikut hilang.
Karena itu, manajemen memilih memangkas biaya perjalanan dan akomodasi dengan menjadikan Sidoarjo sebagai markas.
"Ya seperti kita sudah lihat, tanpa kita tidak bermain di Persipura itu pasti kita kehilangan pemasukan dari tiket. Jadi kita mungkin meminimalisasi agar lebih hemat, kita main di Jawa," jelas Eveline.
Menariknya, efisiensi tersebut tidak hanya ditujukan untuk menekan pengeluaran klub. Manajemen Persipura justru berencana mengalokasikan sebagian hasil penghematan itu untuk memberikan bonus kepada para pemain.
Eveline mengaku keputusan tersebut telah dibicarakan bersama skuad. Manajemen memberikan pilihan kepada pemain untuk tetap bermain di Jayapura dengan konsekuensi biaya yang lebih besar atau menjalani kompetisi di Jawa dengan skema penghematan.
"Kami offer ke pemain, 'pemain mau bermain tetap di Jayapura atau di Jawa?' Dengan penghematan ini kami alokasikan untuk bonus pemain," ungkap Eveline.
Para pemain akhirnya memilih opsi bermain di Jawa. Mereka sepakat mengutamakan efisiensi agar Persipura bisa menjaga kondisi finansial sekaligus memberikan apresiasi tambahan kepada skuad.
Dengan strategi tersebut, Persipura berharap keputusan berkandang di Sidoarjo tidak mengganggu ambisi mereka kembali ke kasta tertinggi. Mutiara Hitam menargetkan promosi ke Super League melalui Championship 2026-2027.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








