Akurat Logo

Rela Bayar Nyaris Rp3 Triliun, Mengapa Man City Sangat Menginginkan Enzo Fernandez?

Hervin Saputra | 2 September 2026, 18:39 WIB
Rela Bayar Nyaris Rp3 Triliun, Mengapa Man City Sangat Menginginkan Enzo Fernandez?
Pesepakbola asal Argentina, Enzo Fernandez, saat diperkenalkan sebagai pemain anyar Manchester City di Manchester, Inggris, Selasa (1/9/2026). X/ManCity.

AKURAT.CO, Manchester City akhirnya memecahkan rekor transfer di sepakbola Inggris dengan merekrut Enzo Fernandez pada hari terakhir bursa transfer musim panas 2026, Selasa (1/9/2026).

Man City rela membayar senilai 125 juta Poundsterling (sekitar Rp2,989 triliun) kepada Chelsea untuk mendapatkan Enzo Fernandez. The Citizens mengikat gelandang asal Argentina itu selama lima tahun sampai 2031.

Mengapa Man City tampak “ngebet” dengan Enzo Fernandez?

Salah satu faktor utama tentu saja keberadaan Enzo Maresca di kursi pelatih yang masuk pada tengah tahun ini untuk menggantikan Pep Guardiola. Adapun Fernandez adalah bekas anak asuhnya semasa masih membesut Chelsea.

Merekrut Fernandez berarti pula Enzo Maresca mendapatkan pemain yang dianggapnya sudah terbiasa dengan instruksinya. Pada saat yang sama, pemain ini dianggap bisa menjalankan taktik yang diinginkan Maresca.

https://akurat.co/bola/882045/bursa-transfer-man-city-tolak-tawaran-kedua-barcelona-untuk-rodri-chelsea-pasang-deadline-enzo-fernandez-hari-ini

Maresca bekerja bersama Fernandez selama satu setengah musim dimulai dari musim panas 2024 sampai akhirnya ia meninggalkan Chelsea pada awal tahun ini. Kerjasama tersebut membuahkan trofi Liga Konferensi Eropa dan Piala Dunia Antarklub.

Faktor lain tentu saja kebutuhan mendesak bagi City untuk mengisi kekosongan di lini tengah. City butuh gelandang mumpuni setelah ditinggalkan pemain kelas dunia seperti Bernardo Silva, Rodri, dan Tijjani Reijnders.

Terpilih sebagai pemain muda terbaik Piala Dunia 2022, Fernandez adalah gelandang dengan profil setara Silva atau Rodri saat ini. Ia juga punya pengalaman membantu Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 dan bermain di final Piala Dunia 2026.

Enzo sendiri cenderung bermain sebagai gelandang bertahan. Namun, pemain ini bisa menjadi pencetak gol dalam situasi tertentu dengan salah satu contoh ketika ia mencetak gol ke gawang Inggris di semifinal Piala Dunia 2026, Juli silam.

Dengan kehadiran Fernandez, maka Maresca kini punya pilihan untuk memasang pemain yang spesialisasinya adalah gelandang bertahan di posisi gelandang bertahan.

Ini menjadi sorotan setelah pelatih asal Italia itu memainkan Marc Guehi yang sejatinya merupakan bek tengah ke posisi gelandang bertahan pada laga pembuka Liga Primer Inggris 2026-2027 kala City menang 2-1 di kandang AFC Bournemouth.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.