Indonesia vs Bangladesh: Duel Diawali Mengheningkan Cipta Mengenang 4 Tahun Tragedi Kanjuruhan

AKURAT.CO, Timnas Indonesia mengawali laga melawan Bangladesh dengan suasana penuh penghormatan. Sesaat sebelum kick-off pertandingan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026), kedua tim mengheningkan cipta selama satu menit untuk mengenang korban Tragedi Kanjuruhan.
Momen tersebut berlangsung tepat pada peringatan empat tahun Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada 1 Oktober 2022. Sebanyak 135 orang meninggal dunia dalam tragedi yang terjadi setelah pertandingan Arema FC kontra Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, itu.
Para pemain Timnas Indonesia dan Bangladesh berdiri berjajar di tengah lapangan. Suasana SUGBK yang sebelumnya dipenuhi sorakan suporter berubah hening ketika penghormatan untuk para korban dilakukan.
Penghormatan tersebut menjadi bagian penting dalam pertandingan Timnas Indonesia kali ini. Sebab, laga melawan Bangladesh digelar tepat empat tahun setelah peristiwa yang menjadi salah satu catatan kelam dalam perjalanan sepakbola Indonesia tersebut.
Baca Juga: Persija vs Persib: Imbau Suporter Tertib, Erick Thohir Ingatkan Tragedi Kanjuruhan
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, sebelumnya telah meminta anak asuhnya memberikan penghormatan terbaik kepada para korban Kanjuruhan. Menurutnya, skuad Garuda memiliki posisi sebagai representasi sepakbola Indonesia.
"Penting bagi para pemain untuk tampil mewakili negara dengan cara yang benar, sekaligus memberi penghormatan bagi mereka yang kehilangan nyawanya (dalam tragedi Kanjuruhan)," kata John Herdman dalam sesi latihan di Stadion PTIK, Jakarta, Rabu (30/9/2026).
Herdman mengaku sudah mengetahui Tragedi Kanjuruhan ketika masih menangani Timnas Kanada. Ia bahkan menyebut pernah ada seremoni mengheningkan cipta dalam sebuah pertandingan untuk mengenang para korban tragedi tersebut.
"Tentu saja (harus memberikan penghormatan terbaik). Tim ini adalah representasi dari sepakbola di negara. Jika kita lupa, kita tidak akan belajar," ujar Herdman.
Setelah momen hening selesai, para pemain kembali bersiap menjalankan pertandingan dengan fokus pada perjuangan di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Bagi Timnas Indonesia, laga ini juga memiliki arti penting dari sisi persaingan. Skuad Garuda datang dengan koleksi empat poin setara Malaysia yang berada di posisi teratas Grup A dengan keunggulan selisih gol.
Pertandingan melawan Bangladesh menjadi kesempatan terakhir Indonesia untuk mengejar selisih gol Malaysia sekaligus menjaga peluang melaju ke partai final FIFA ASEAN Cup 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








