Virgil Van Dijk Ingatkan Pemain Man City untuk Terbiasa dengan Ejekan 114 Pelanggaran

AKURAT.CO, Kapten Liverpool, Virgil Van Dijk, mengingatkan pemain Manchester City untuk mulai membiasakan diri dengan ejekan “curang” dari suporter lawan. Menurutnya, situasi tersebut bisa terjadi di banyak stadion.
Pernyataan ini disampaikan oleh Virgil Van Dijk setelah Manchester City menghadapi serangan ejekan besar-besaran oleh suporter Liverpool di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris, Minggu (12/10/2026).
Pada pertandingan keenam Liga Primer Inggris 2026-2027 itu, suporter Liverpool membentangkan baliho dan yel-yel yang didominasi dengan ejekan atas dakwaan 114 pelanggaran regulasi keuangan Liga Primer Inggris yang dijatuhkan kepada Man City.
“Saya kira semua orang mendengarnya. Setiap orang bisa meluapkan perasaannya dan saya tidak mengira Anfield akan menjadi satu-satunya tempat di mana hal itu bisa terjadi karena pendukung punya perasaannya,” kata Virgil Van Dijk dipetik dari The Guardian.
Baca Juga: Anfield Pelesetkan Lirik Oasis Ungkit 114 Kasus, Man City Respons dengan 3 Gol
Namun begitu, bek asal Belanda itu menolak untuk memberikan pandangan pribadinya atas tuduhan 114 pelanggaran Man City. Van Dijk memilih untuk menunggu hasil banding yang saat ini sedang diproses selesai.
“Bagi pemain saya kira bukan hal yang baik saat ini (untuk memberikan komentar),” kata Van Dijk.
“Masih bergulir jadi saya kira tidak elok bagi saya mengomentarinya saat ini. Tetapi ketika keputusan (banding) keluar saya jelas akan memberikan opini saya dan saya mungkin akan mengutarakannya.”
Van Dijk juga tidak merasa bahwa pandangannya terhadap rivalitas musim 2013-2014 ketika City menjadi juara dan Liverpool menjadi runner-up berubah. Hal ini ditanyakan kepada sang kapten karena 114 dakwaan City dilakukan pada rentang 2009-2018.
Sedangkan City menjuarai Liga Primer Inggris 2013-2014 hanya dengan keunggulan dua poin saja dari Liverpool.
“Tidak (berubah),” kata Van Dijk. “Karena saya benar-benar menikmati rivalitas kami dan itu adalah rivalitas besar di lapangan. Apa yang terjadi di luar lapangan urusan pihak lain untuk mencari kesimpulan dan lalu kita lihat saja.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





