Luis Enrique Berharap Man City Terhindar Dari Sanksi, Sebut Gelarnya Layak Meski Terjerat Kasus

AKURAT.CO, Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, mengaku terkejut dengan dakwaan 114 kasus pelanggaran regulasi keuangan oleh Manchester City. Namun, Enrique memilih bersikap menantikan proses hukum sebelum mengambil kesimpulan.
“Pertama kali mendengarnya, itu mengejutkan, tetapi kita perlu menghormati proses dan menantikan keputusan akhir,” kata Luis Enrique dalam sesi konferensi pers sebelum pertandingan Man City vs PSG di Manchester, Inggris, Selasa (13/10/2026), dipetik dari BBC.
Lebih jauh, Luis Enrique mengisyaratkan bahwa ia tidak merasa pelanggaran tersebut “menodai” sejumlah gelar yang diraih Manchester City dalam periode pelanggaran yang dituduhkan terjadi.
Malah, pelatih asal Spanyol yang sudah membawa PSG meraih dua gelar Liga Champions itu berharap Manchester City terhindar dari sanksi.
Baca Juga: Virgil Van Dijk Ingatkan Pemain Man City untuk Terbiasa dengan Ejekan 114 Pelanggaran
“Pihak berkuasa bertanggungjawab untuk membuat keputusan-keputusan ini. Tetapi bicara sepakbola saja, mereka pantas memenangi trofi-trofi tersebut. Saya menyukai sepakbola mereka. Lebih dari itu, kita harus menantikan keputusan,” kata Enrique.
“Trofi yang Anda menangi di lapangan akan tetap di lapangan. Mereka pantas memenanginya dan saya berharap mereka terhindar dari sanksi. Tetapi kita harus menanti.”
Man City saat ini dalam proses mengajukan banding atas dakwaan 114 pelanggaran yang disampaikan panel independen beberapa waktu lalu. Mereka berpotensi kehilangan gelar dan diturunkan ke kasta bawah jika banding ditolak.
Adapun City didakwa melakukan 114 dari 115 tuduhan dalam periode 2009-2018. Itu adalah periode di mana masuknya investasi dari saudagar Uni Emirat Arab, Sheikh Mansour, yang mengubah The Citizens menjadi klub raksasa sebagaimana saat ini.
Kasus Man City Untungkan PSG?
Penyerang PSG, Ousmane Dembele, tak merasa bahwa tekanan 114 kasus berdampak pada kualitas permainan City. Klub asuhan Enzo Maresca tersebut, kata Dembele, tetapi sulit dihadapi.
“Selalu sulit terlepas apakah (City) berada di momen bagus atau momen buruk,” kata Ousmane Dembele.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






