Ganjar-Mahfud Kantongi Dukungan Kiai dan Ulama Probolinggo-Lumajang, Perbesar Peluang Kemenangan di Jatim

AKURAT.CO Derap langkah dukungan kepada pasangan capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD semakin tak terbendung dari segala penjuru negeri. Kini, giliran para kiai dan ulama dari Probolinggo dan Lumajang yang menyatakan dukungan.
Mereka yang tergabung dalam Jaringan Kiai dan Ulama Ahlussunah Wal Jamaah ini menunjukkan komitmennya dalam mendukung Ganjar-Mahfud.
Sebagai langkah awal, deklarasi dukungan pun memekik dalam agenda bertajuk "Halaqah Kebangsaan" di Pondok Pesantren Hidayatul Islam, Desa Clarak, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (19/1/2024).
"Bismillahirrahmanirrohim. Kami para pengasuh pesantren Jaringan Ahlussunnah wal Jamaah Indonesia, Kabupaten Probolinggo-Lumajang sepakat untuk mendukung Pasangan nomor 3 Ganjar-Mahfud untuk menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI," ungkap Gus Dr. Alvan Fathony dari Ponpes Ar-Rofiah Al-Islamiyah diikuti seluruh peserta.
Baca Juga: Usai Polemik Pajak Hiburan, Pemerintah Beri Insentif PPh Badan DTP 10 Persen
Ketua Majelis Kiai Kampung Probolinggo, Gus Dr. Ahmad Fawaid mengungkapkan Halaqah Kebangsaan ini membahas urgensi memilih pemimpin yang tepat dalam menjawab tantangan bangsa dan negara Indonesia di masa mendatang.
Usai menyatukan hati dan visi dalam memilih Ganjar-Mahfud, Gus Fawaid menggenjot semangat para kiai dan ulama supaya memasifkan sosialisasi untuk memastikan pemenangan Ganjar-Mahfud di akar rumput, mengingat pemilu 2024 hanya tinggal menghitung hari.
"Harapan saya sebagai ketua majelis kiai kampung Probolinggo, mengimbau kepada masyarakat Probolinggo khususnya kalangan pesantren untuk bersama-sama menindaklanjuti rumusan-rumusan yang sudah di diskusikan tadi yang akhirnya jatuh kepada Pak Ganjar-Mahfud," jelas Gus Fawaid.
Gus Fawaid yang juga akademisi ini menilai bahwa pasangan Ganjar-Mahfud ini memiliki karakteristik tegas, lugas, berintegritas akan nilai-nilai Pancasila dan penegakkan hukum di Ibu Pertiwi.
Baca Juga: Hubungan Islam dan Nilai-Nilai Pancasila: Perspektif Al-Quran dan Hadits
Belum lagi komitmen keduanya untuk segera melaksanakan reformasi hukum, memperkuat KPK, hingga menyikat pelaku korupsi melalui perampasan aset.
"Karena tonggak dari sebuah negara adalah keadilan dan hukum maka pasangan Ganjar-Mahfud nanti bisa menjadi pendekar utama dalam penegakkan hukum dan pemberantasan korupsi," tutup dia.
Kepala Ponpes Nurul Jadid Paiton KH Abd Hamid Wahid optimistis Ganjar-Mahfud mampu memanfaatkan bonus demografi melalui pendidikan guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sehingga memperluas peluang menuju Indonesia emas 2045.
"Dari pembicaraan kita bersama para tokoh para kiai disimbolkan bahwa beliau berdua dipandang pas untuk memimpin Indonesia karena apa yang dipandang sebagai sosok yang mampu memperjuangkan dan memajukan bangsa kita dalam pentas global yang Tantangannya sangat berat di saat ini," ucap KH Abd Hamid.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









