Temui Penggiat Budidaya Rumput Lait, PENEMU akan Bangun Sentra Industri untuk Relawan di Kupang Barat

AKURAT.CO Relawan Pejuang untuk Indonesia Maju (PENEMU) menyambangi Desa Tablolong, Kupang Barat, Kupang, Nusa Tenggara Timur, Selasa (18/6/2024).
Kedatangannya ke Kupang untuk bertemu para penggiat budidaya rumput laut di wilayah tersebut.
Kunjungan PENEMU dengan penggiat budidaya rumput laut itu dikarenakan akan menggelar kegiatan pemberdayaan relawan untuk masuk ke dunia industri.
Selain itu pertemuan tersebut juga merupakan bagian dari program PENEMU dalam mendukung pengembangan hilirisasi laut di Indonesia, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui budidaya rumput laut yang berkelanjutan.
Baca Juga: JKT48 Jadi Brand Ambassador Axioo, Bakal Rilis Laptop Hype Edisi Spesial!
Ketua Umum PENEMU, Sinda Sutadisastra, mengatakan, program pemberdayaan relawan yang akan dikerjakan menyusul pertemuan organisasinya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kota Kendari awal Mei 2024 perihal pemberdayaan relawan ke dunia industri.
Saat bertemu Jokowi, Sinda berharap Jokowi memberikan dukungan agar program pemberdayaan relawan dapat diimplementasikan ke daerah-daerah.
Sinda menuturkan program pemberdayaan relawan yakni dibangunnya sentra gedung industri untuk pemberdayaan agar relawan bisa mandiri. Karena itu kata Sinda dengan kerjasama antar relawan, diharapkan bisa menciptakan kemandirian ekonomi.
"Jadi sentra ini dibuat untuk kepentingan bersama relawan agar bisa mandiri secara materi. Sebab kebanyakan relawan kecil memiliki kemampuan yang hanya terfokus pada bidang produksi saja," kata Sinda.
Baca Juga: Ada Mobil Berpelat TNI di TKP Pembuatan Uang Palsu Rp22 M Jakbar, Ternyata Milik Kodam Jaya
"Karenanya dengan progran ini mereka relawan akan mampu membagi bagi tugas untuk mencapai level UKM yang memiliki kegiatan-kegiatan yang lebih luas meliputi produksi, manajemen distribusi hingga pemasaran," sambungnya.
Adapun program pemberdayaan relawan yang diusung PENEMU yakni sentra industri tekstil di Provinsi Riau, sentra industri pangan di Kendari Sulawesi Tenggara dan sentra hilirisasi laut di Kupang, Nusa Tenggara Timur.
"Waktu itu kami bertemu Pak Jokowi, kami sudah sampaikan program pemberdayaan relawan. Jadi ada tiga program kami yakni di bidang tekstil, pangan dan hilirisasi laut," ucap Sinda.
Perempuan yang berprofesi sebagai pengusaha ini menuturkan relawan pada umumnya memiliki keahlian yang kerap mengembangkan diri dengan membangun jaringan dan mengembangkan keterampilan.
Selain itu, relawan kata Sinda, juga umumnya memilikinya sifat solidaritas sosial yaitu ingin berkontribusi untuk kebaikan bersama.
"Karena kita ingin para relawan ini punya keterampilan sehingga mereka bisa memiliki penghasilan sendiri dan bahkan juga bisa meningkatkan perekonomian keluarganya dan juga lingkungan sekitarnya," kata Sinda.
Sehingga Sinda berharap nantinya program pemberdayaan relawan sentra industri dapat terealisasi.
"Jika ini segera terealisasi kita harapkan banyak para relawan yang juga terdiri dari ibu-ibu bisa terbantu dengan adanya pelatihan pemberdayaan relawan melalui sentra industri termasuk sentra hilirisasi laut yakni budidaya rumput laut," ungkap Sinda.
Lebih lanjut, Sinda mengatakan Presiden Joko Widodo telah menyambut baik program pemberdayaan relawan yang diusung PENEMU.
Sinda juga menyebut pemberdayaan relawan bertujuan untuk meningkatkan daya saing relawan dan kemandirian ekonomi.
Selain itu kata Sinda, program pemberdayaan relawan bertujuan agar para relawan mendapatkan fasilitas gedung pusat pengembangan dan pemberdayaan industri kecil di berbagai daerah Indonesia.
"Jadi program ini bisa meningkatkan kualitas produk dan desain relawan, akses ke teknologi dan informasi, meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan pelaku relawan hingga meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah hingga daya saing daerah," tutur Sinda.
Mil, salah satu penggiat budaya daya rumput laut di Kupang menyambut baik kunjungan ini dan berharap adanya kerjasama yang berkelanjutan untuk memajukan sektor ini.
Baca Juga: Kevin Diks dan Ole Romeny Bisa Main di Timnas Indonesia? Ini Respons Erick Thohir
"Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Penemu. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produksi," kata Mil, salah satu penggiat rumput laut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









