Gibran: Mie dan Jagung Bisa Jadi Menu Makan Bergizi Gratis Pengganti Nasi

AKURAT.CO Wakil Presiden terpilih periode 2024-2029, Gibran Rakabuming Raka, menyebut menu program Makan Bergizi Gratis untuk siswa sekolah tidak harus nasi.
Ia menjelaskan, mie dan jagung juga bisa menjadi pilihan alternatif pengganti nasi.
Menurut Gibran, memang sudah semestinya nasi tidak dijadikan menu wajib yang harus disajikan setiap hari dalam program tersebut.
Hal itu disampaikan Gibran sekaligus merespons pernyataan Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy, yang menyebut nasi jagung bisa menjadi salah satu menu dalam program Makan Bergizi Gratis.
"Ya, di tiap daerah beda-beda menunya ya, mungkin tidak semuanya nasi. Tidak harus setiap hari nasi, mungkin ada mie, ada jagung, enggak apa-apa, enggak masalah. Asalkan, sekali lagi, kebutuhan nutrisi, gizi, setiap hari terpenuhi," jelasnya usai meninjau uji coba Makan Bergizi Gratis di SDN 4 Kota Tangerang, Senin (5/8/2024).
Dalam uji coba di wilayah Tangerang, menurut Gibran, menu makan dibuat berbeda-beda.
Takarannya juga dibedakan antara makanan untuk siswa tingkat SD dengan tingkat SMP.
"Kalau di Tangerang ada, tiap menu di-breakdown. Nasi, kalorinya berapa, gram-gramannya berapa, SD, SMP gramnya beda. Jadi, saya kira yang harus digarisbawahi kebutuhan nutrisinya, di tiap menu," ujarnya.
Adapun, menu makanan yang disajikan dalam uji coba di SDN 4 Kota Tangerang yaitu nasi, telur dadar dan sayur capcai. Kemudian ada irisan buah melon dan satu kotak susu.
Baca Juga: Resmi Umumkan 30 Pemain, Persib Bandung Bersiap untuk Liga 1 dan Liga Champions Asia
Paket makanan ini disebut tidak lebih dari harga Rp15 ribu.
"(Harganya) sama, Rp15 (ribu) pas ya. Jadi memang di tiap daerah kemungkinan harganya lain. Tapi kita pastikan kebutuhan gizi, nutrisi di tiap hari itu tercapai," demikian Gibran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







