Tekan Kemacetan, Pramono-Rano Diminta Berani Tertibkan Parkir Liar di Jakarta

AKURAT.CO Kendaraan roda dua maupun roda empat yang kerap parkir di trotoar dan bahu jalan menjadi salah satu penyebab kemacetan di Jakarta. Terlebih, saat jam sibuk pada pagi dan sore hari volume kendaraan yang melintas di jalan protokol Ibu Kota kian tak terbendung.
Dengan demikian, biang kerok kemacetan itu harus segera diatasi hingga ke akarnya. Untuk itu, Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, Pramono Anung-Rano Karno diminta berani memberantas praktik ilegal tersebut.
"Jadi kepemimpinan Pramono Anung nanti harus berani membereskan masalah parkir. Tertibkan parkir parkir di pinggir jalan karena sangat menggangu arus lalu lintas," ungkap Pengamat transportasi, Djoko Setijowarno, kepada Akurat.co, Jumat (14/2/2025).
Baca Juga: Parkir Liar Semrawut Bikin Kemacetan di Jakarta Makin Parah
Menurutnya, pendapatan dari parkir di Jakarta akan membantu Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dalam mengatasi persoalan kemacetan yang tak berujung.
"Harus mulai dipetakan kawasan parkir liar ini. Parkir DKI itu harusnya dikendalikan oleh Pemda DKI. Kalau tidak masuk ke Pemda DKI uangnya ngapain kita bayar parkir," ujarnya.
Menyikapi petugas parkir liar berkedok oknum Ormas, keberanian Pramono sangat dinanti untuk membereskan persoalan ini. Sebab, jika tidak keberanian yang akan dirugikan bukan hanya Pemprov DKI melainkan warga Jakarta seluruhnya.
"Artinya jika itu dikelola maka bisa membantu subsidi angkutan. Kalau parkir di DKI dikelola dengan baik, saya pernah hitung itu pendapatannya lebih dari 1 triliun dalam setahun," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







