Usulan Truk di Jakarta Hanya Beroperasi Malam Hari Berisiko Ganggu Distribusi Logistik

AKURAT.CO Jam operasional truk kontainer di Jakarta diusulkan dibatasi, hanya boleh beroperasi pada malam hari. Hal itu guna mencegah kerusakan jalan, mengurangi kemacetan dan gangguan lalu lintas, dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.
Namun, usulan tersebut bisa berdampak buruk pada distribusi logistik yang sangat vital bagi masyarakat. Mengingat, banyak truk yang beroperasi adalah pengangkut bahan logistik yang diperlukan untuk kebutuhan sehari-hari.
"Jangan batasi operasional truk hanya boleh malam hari, itu keliru. Itu distribusi logistik untuk kita, untuk makan kita," kata Pengamat transportasi, Djoko Setijowarno, saat dihubungi, Senin (28/4/2025).
Dia juga mengungkapkan, kemacetan dan kerusakan jalan di Jakarta tidak sepenuhnya disebabkan oleh truk yang melintas. Untuk mengurangi dampak kemacetan yang diakibatkan oleh truk pengangkut logistik, Djoko mendorong pemerintah untuk memanfaatkan jalur laut dan udara dalam distribusi logistik.
Baca Juga: Tanjung Priok Macet Parah, Jumlah Truk Masuk Pelabuhan Naik Hampir 100 Persen
"Kita negara kepulauan, tapi logistik kita bebannya di darat, kenapa tidak lewat laut, kan bisa lebih cepat," jelasnya.
Menurutnya, hal ini dapat mengurangi ketergantungan pada truk yang seringkali berukuran besar dan berpotensi menambah kemacetan, apalagi yang berstatus Over Dimension Over Loading (ODOL).
Sebelumnya, Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth, mengusulkan agar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberlakukan pembatasan jam operasional truk antara pukul 22.00 WIB hingga 05.00 WIB.
Usulan tersebut dilatarbelakangi oleh masalah kerusakan jalan dan kemacetan yang disebabkan oleh truk-truk ODOL yang sering melintas di jalanan Jakarta.
"Truk idealnya hanya boleh melintas di Jakarta antara pukul 22.00 WIB hingga 05.00 WIB. Hal ini dilakukan untuk mengurangi dampak kerusakan jalan, kemacetan, dan gangguan bagi pengguna jalan lainnya. Karena pada malam hari arus lalu lintas tidak terlalu ramai dan agak lenggang," ujar Kenneth.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





