PIK Jadi Pusat Spiritualitas: Thudong 2025 Rayakan Toleransi dan Perdamaian

AKURAT.CO Ketua Panitia Thudong 2025, Kevin Wu, menegaskan, Indonesia patut berbangga menjadi tujuan utama perjalanan suci para Bhikkhu Thudong, yang menempuh jarak 2.800 kilometer dari Thailand hingga Candi Borobudur.
Perjalanan tersebut, yang melintasi empat negara secara jalan kaki, membawa pesan kuat tentang toleransi, kedamaian, dan keberagaman.
"Para bhikkhu memulai perjalanan dari Bangkok pada 6 Februari, dilepas langsung oleh Bhikkhu Kerajaan Thailand. Ini bukan sekadar perjalanan fisik, tapi bentuk nyata praktik keagamaan dan misi perdamaian," kata Kevin di acara Puja Waisak Thudong di kawasan Si Mian Fo, Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta, Rabu (14/5/2025).
Para bhikkhu berjalan dari Thailand ke Malaysia, melintasi Singapura, lalu menyeberang ke Indonesia via kapal feri.
Mereka pertama kali menginjakkan kaki di Indonesia pada 16 April, dan tiba di Jakarta pada 18 April, sebelum melanjutkan perjalanan melalui jalur Pantura menuju Candi Borobudur, tempat mereka mengikuti perayaan Waisak Nasional.
“Tahun ini sangat istimewa karena Indonesia dipilih sebagai negara tujuan dari ratusan situs suci Buddha di dunia. Ini adalah bentuk pengakuan atas Indonesia sebagai negara dengan tingkat toleransi beragama yang luar biasa," ujarnya.
Baca Juga: Prediksi Skor dan Susunan Pemain Espanyol vs Barcelona: Trisula Raphinha-Lewandowski-Yamal Kembali
Kevin mengungkapkan, selama perjalanan di Indonesia, para bhikkhu mendapat sambutan hangat dari warga lintas agama, termasuk umat Muslim, Kristen, Katolik, Hindu, dan penghayat kepercayaan.
Ribuan orang ikut serta memberikan makanan, tempat berteduh, dan dukungan logistik lainnya.
Puncak partisipasi masyarakat terlihat saat prosesi Pindapata pada 18 April di Jakarta, yang berhasil menghimpun dana Rp270 juta.
Dana tersebut seluruhnya disumbangkan kembali kepada yayasan sosial dan rumah ibadah dari berbagai agama, tanpa memandang latar belakang.
“Tidak ada dana yang digunakan pribadi. Semua dikembalikan untuk kemanusiaan—ini esensi sesungguhnya dari nilai Dharma dan Thudong,” kata Kevin.
Kevin juga mengapresiasi dukungan Agung Sedayu Group yang menyediakan fasilitas representatif untuk perhelatan besar ini.
Acara Puja Waisak dan Pindapata di PIK dihadiri oleh lebih dari 10 ribu umat, termasuk pesantren Al-Siddiqiyah dan berbagai organisasi masyarakat.
Menurutnya, kawasan Riverwalk Island PIK memiliki potensi menjadi pusat wisata religi yang terbuka untuk semua kalangan.
“Tempat ini bisa menjadi destinasi untuk mencari ketenangan, refleksi spiritual, dan penguatan iman. Bahkan sudah dibuka 24 jam bagi siapa pun yang ingin datang untuk sembahyang atau mencari keteduhan,” kata Kevin yang juga anggota DPRD DKI Jakarta.
Baca Juga: Redmi A5, Smartphone Sejutaan Terbaik dari Xiaomi di 2025
Di akhir pernyataannya, Kevin menegaskan bahwa Thudong 2025 bukan sekadar perjalanan spiritual, tapi momen penting untuk menunjukkan wajah Indonesia sebagai bangsa yang ramah, terbuka, dan penuh kasih.
“Indonesia telah menunjukkan bahwa perdamaian dan toleransi bukan hanya slogan, tetapi nyata dalam tindakan. Ini adalah pesan yang kita bawa ke dunia," tutup Kevin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








