Dibuka Sekda Edward Candra, Pelatihan Kepemimpinan Angkatan III dan IV Dorong Profesionalisme ASN di Sumsel

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali menggelar Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Edward Candra, bertempat di Aula Putri Kembang Dadar BPSDMD Sumsel, Senin (21/7/2025).
Pelatihan PKA Angkatan III dan IV Tahun 2025 ini menjadi langkah konkret Pemprov Sumsel dalam mencetak aparatur pemerintah yang unggul dan profesional.
Baca Juga: Rapimnas Karang Taruna 2025: Wagub Sumsel Ajak Pemuda Jadi Motor Kesejahteraan Sosial
Menurut Edward, ASN yang kompeten dan adaptif sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan zaman dan memenuhi kebutuhan masyarakat secara luas.
"Aparatur pemerintah yang unggul sangat dibutuhkan agar pelayanan publik berjalan profesional, tepat sasaran, tidak diskriminatif serta relevan dengan perkembangan zaman," ujarnya.
Edward juga menekankan bahwa pelatihan ini penting untuk meningkatkan kepemimpinan kinerja di lingkungan pemerintahan.
Baca Juga: Pimpin Apel Gabungan Korpri Sumsel, Sekda Edward Candra Serahkan Santunan bagi 125 ASN Purnatugas
Selain itu, pelatihan ini juga mendukung internalisasi core values ASN BerAKHLAK sebagai dasar pembentukan karakter ASN yang profesional dan berintegritas.
"Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta mampu menginternalisasi nilai-nilai dasar ASN secara menyeluruh, sehingga berdampak positif pada peningkatan kinerja satuan kerja masing-masing," katanya.
Edward juga mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyatukan langkah dan semangat pembangunan demi terwujudnya visi "Sumsel Maju Terus untuk Semua."
Baca Juga: Bupati Lahat Pimpin Apkasi, Gubernur Herman Deru: Ini Kebanggaan bagi Sumsel
Ia berharap peserta pelatihan mengikuti kegiatan ini secara maksimal dengan menjunjung tinggi profesionalisme, disiplin dan tanggung jawab.
Kepala BPSDMD Provinsi Sumsel, Prof. Edwar Juliarta, dalam laporannya menyebutkan bahwa pelatihan ini dirancang untuk membentuk pemimpin birokrasi yang tidak hanya memiliki wawasan nasional, tetapi juga mampu menjabarkan visi dan misi instansi ke dalam program konkret.
"Peserta diharapkan dapat mensinergikan seluruh pemangku kepentingan strategis guna menjalankan kebijakan dengan arah yang lebih baik dalam rangka menciptakan pelayanan publik yang prima," ujarnya.
Baca Juga: Pemprov Sumsel Kerahkan Segala Daya Tangani Karhutla
Pelatihan PKA Angkatan III dan IV ini berlangsung selama kurang lebih tiga bulan, dimulai sejak 18 Juni hingga 9 Oktober 2025.
Pelatihan diikuti 73 peserta dari berbagai instansi di Sumsel dan luar daerah.
Rinciannya, peserta berasal dari Pemprov Sumsel sebanyak lima orang, Lapas Palembang (tiga orang), Kabupaten Ogan Ilir (sembilan orang), Kabupaten OKI (empat orang), Kabupaten Banyuasin (22 orang), OKU Timur (empat orang), OKU Selatan (14 orang), Lahat (empat orang), PALI (enam orang), Kabupaten Tebo (satu orang) dan OKU (satu orang).
Baca Juga: Febrita Lustia Dorong PKK Sumsel Lebih Progresif, Serap Inovasi dari Rakernas X di Samarinda
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








