Demi Jakarta Bersih, RDF Rorotan Tidak Boleh Berhenti

AKURAT.CO Sorotan publik terhadap penanganan persoalan klasik di Kota Jakarta kembali mengemuka.
Pemerhati kebijakan publik, Sugiyanto, menilai meski berbagai upaya telah dilakukan, masih banyak pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan Pemprov Jakarta, terutama masalah penanganan sampah.
"Saya telah lama mengikuti berbagai persoalan yang dihadapi Jakarta serta mempelajari sejumlah regulasi penting seperti RPJMN, RPJMD, APBD dan LHP BPK. Ini menunjukkan masih adanya persoalan besar dan klasik yang perlu segera diselesaikan," ujarnya, saat dihubungi wartawan, Rabu (5/11/2025).
Baca Juga: Target 400 Juta Penumpang, Transjakarta Gaspol Wujudkan Mobilitas Jakarta Kota Global
Sugiyanto mengatakan, dalam pengelolaan sampah di Jakarta, perlu langkah nyata dan berkesinambungan. Antara lain melalui pengoperasian RDF Rorotan, pembangunan PLTSa serta pengembangan fasilitas pengolahan sampah modern lainnya.
"Khusus RDF Rorotan, saya sempat menulis beberapa artikel yang membahas perkembangannya, termasuk isu penundaan PLTSa Sunter. Semua tulisan itu adalah bentuk dukungan dan masukan konstruktif bagi Pemprov DKI," ujarnya.
Namun, dia melihat, arah kebijakan Pemprov Jakarta dinilai semakin tegas. Terlebih Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memastikan bahwa RDF Rorotan harus tetap dijalankan.
Baca Juga: Pramono Klaim Penanganan Banjir di Jakarta Kini Hanya Hitungan Jam
"Dengan ketegasan Gubernur Pramono, semuanya menjadi jelas. Saya tidak punya pilihan selain mendukung penuh langkah beliau. Saya menilai Pramono adalah sosok pemimpin berjiwa besar dan ikhlas dalam memperbaiki persoalan Jakarta," jelas Sugiyanto.
Dia bahkan menyebut Pramono Anung sebagai gubernur berjiwa negarawan, rendah hati dan penyelesai masalah klasik di Jakarta.
"Kita dukung dan kawal bersama RDF Rorotan agar segera beroperasi penuh. Demi Jakarta yang lebih bersih, sehat dan berdaulat dalam mengelola sampahnya sendiri," demikian Sugiyanto.
Baca Juga: Prabowo Resmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Simbol Modernisasi Transportasi Publik Jakarta
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






