Gibran Minta Kelompok Rentan Diprioritaskan dalam Penanganan Bencana di Aceh

AKURAT.CO Wakil Presiden (Wapres), Gibran Rakabuming Raka, menegaskan, komitmen pemerintah pusat untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Aceh terpenuhi.
Penanganan prioritas, menurutnya, harus diberikan kepada kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, ibu menyusui, serta anak-anak yang berada di pengungsian.
“Saya titip lansia, ibu hamil, anak-anak, balita, dan ibu menyusui agar benar-benar diprioritaskan. Jangan sampai ada yang sakit dan tidak terobati, atau tidak kebagian makanan maupun bantuan apa pun,” ujar Gibran saat meninjau wilayah terdampak bencana di Kabupaten Gayo Lues dan Kabupaten Pidie Jaya, Rabu (17/12/2025).
Wapres menjelaskan, pemerintah pusat melalui berbagai kementerian dan BUMN terus bergerak cepat mengatasi kendala infrastruktur yang menghambat distribusi bantuan.
Salah satu persoalan utama adalah terputusnya puluhan jembatan yang berdampak pada kelancaran penyaluran logistik dan bahan bakar minyak (BBM).
“Tercatat ada 95 jembatan yang terputus. Ini tentu berdampak pada distribusi sembako, logistik, dan BBM. Ini menjadi pekerjaan rumah kami di pemerintah pusat untuk segera memperbaikinya agar arus distribusi kembali lancar,” jelasnya.
Sebelumnya, Wapres meninjau langsung posko pengungsian untuk memastikan kesiapan fasilitas, kondisi hunian sementara, serta pelayanan dasar bagi para pengungsi.
Ia juga menyambangi tenda-tenda pengungsian dan berdialog dengan warga guna mendengarkan langsung kondisi serta kebutuhan yang mereka rasakan.
Baca Juga: DPR Minta Kewaspadaan Ditingkatkan Terkait Siklon Tropis 93S Jelang Libur Akhir Tahun
Dalam kesempatan tersebut, Gibran menegaskan bahwa pemerintah pusat bergerak cepat bersama kementerian dan lembaga terkait, termasuk Kementerian BUMN dan Kementerian Pekerjaan Umum, serta didukung Pertamina dan PLN.
“Kita segerakan semuanya, mulai dari listrik, BBM, hingga kebutuhan dasar lainnya,” ujarnya.
Atas arahan Presiden Prabowo Subianto, Wapres juga menyampaikan komitmen pemerintah untuk membangun kembali rumah-rumah warga yang rusak akibat bencana di lokasi yang lebih aman.
“Pak Presiden sudah beberapa kali turun langsung ke lokasi bencana dan berkomitmen membangun kembali rumah-rumah warga. Lokasinya nanti ditentukan bersama pemerintah daerah, yang terpenting aman bagi masyarakat,” tegasnya.
Menanggapi keluhan warga terkait keterbatasan sinyal dan akses internet di lokasi pengungsian, Wapres memastikan pemerintah akan segera menyiapkan solusi.
“Nanti kita pasangkan Starlink agar komunikasi dan akses internet bisa segera digunakan. Listrik, BBM, dan jaringan komunikasi kita percepat semuanya,” ujarnya.
Wapres menegaskan, penanganan dan pemulihan pascabencana membutuhkan semangat gotong royong dari seluruh pihak, termasuk pemerintah pusat dan daerah, TNI-Polri, BUMN, serta elemen masyarakat lainnya.
“Penanganan bencana tidak bisa dilakukan sendiri. Kita harus bergotong royong agar masyarakat terdampak benar-benar tertangani dan pemulihan berjalan cepat,” pungkasnya.
Baca Juga: Pemprov Jakarta Diminta Serius Kendalikan Harga Kebutuhan Pokok Jelang Nataru
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








