Tinggal Empat Kabupaten, Semua Wilayah Terdampak Bencana Sumatera Sudah Beralih ke Transisi Darurat

AKURAT.CO Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa sebagian besar kabupaten/kota di daerah terdampak bencana Sumatera sudah beralih status dari tanggap darurat ke masa transisi.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi BNPB, Abdul Muhari, mengatakan, per Jumat (9/1/1026), ada 14 kabupaten/kota di Provinsi Aceh yang sudah beralih status ke transisi darurat.
Ia menyebut masih ada empat kabupaten/kota yang memperpanjang status tanggap darurat di Aceh. Yakni Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tamiang, dan Pidie Jaya.
"Ini memang daerah-daerah kabupaten yang saat ini masih kita terus fokuskan pemulihan akses jalan darat. Juga distribusi logistik di titik-titik masyarakat yang masih cukup jauh dari posko kabupaten/kota," kata Abdul Muhari, dalam konferensi pers di Gedung BNPB, Jakarta.
Untuk tingkat provinsi, Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, memperpanjang status darurat hingga 14 hari ke depan atau 22 Januari 2026.
Perpanjangan status ini karena masih ada empat daerah yang masih berstatus tanggap darurat.
"Di Aceh ini pencarian korban masih terus dilakukan karena masih diperpanjang status tanggap darurat," kata Abdul Muhari.
Untuk Sumatera Utara dan Sumatera Barat sudah bergeser menjadi transisi darurat. Proses pencarian korban sudah dihentikan. Meski begitu, Tim SAR masih terus stand by jika ada laporan dari warga terkait korban.
"Artinya jika ada informasi dari masyarakat, ada informasi lokasi atau posisi yang mungkin diidentifikasi sebagai korban, maka tim SAR akan melakukan pencarian di titik tersebut," jelas Abdul Muhari.
Status transisi darurat bencana berarti ancaman bencana mereda, namun dampaknya masih terasa dan memerlukan penanganan lanjutan.
Status ini adalah transisi sebelum memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi yang berfokus pada stabilisasi dan pemulihan bertahap.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






