Akurat Logo

Persiapan Dipercepat, TransJakarta Target Ambil Alih Transportasi Laut Kepulauan Seribu Juni 2027

Okto Rizki Alpino | 3 September 2026, 21:59 WIB
Persiapan Dipercepat, TransJakarta Target Ambil Alih Transportasi Laut Kepulauan Seribu Juni 2027
Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (TransJakarta), Welfizon Yuza. - ANTARA/Mentari Dwi Gayati

AKURAT.CO Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (TransJakarta), Welfizon Yuza, menargetkan pengalihan pengelolaan transportasi laut di Kepulauan Seribu pada Juni 2027. TransJakarta kini mempercepat persiapan, termasuk memetakan kondisi kapal, dermaga, rute, hingga kebutuhan biaya operasional.

"Dalam waktu hampir sebulan ke depan karena ditargetkan Juni 2027 sudah terjadi peralihan pengelolaan, kami mengambil langkah-langkah cepat untuk bisa menunaikan ataupun menjalankan penugasan ini," kata Welfizon dalam keterangan tertulis yang diterima pada Kamis (3/9/2026).

Sebagai bagian dari persiapan, TransJakarta mengunjungi lima pulau di Kepulauan Seribu untuk melihat kondisi transportasi laut sekaligus mendengar keluhan warga. Di antaranya, Pulau Pari, Pulau Pramuka, Pulau Panggang, Pulau Kelapa, dan Pulau Harapan.

Baca Juga: Transjakarta Siapkan Skema Angkutan Logistik dan Wisata ke Kepulauan Seribu

Salah satu persoalan yang ditemukan adalah keterbatasan angkutan antarpulau. Kondisi tersebut menyulitkan warga yang membutuhkan akses ke fasilitas kesehatan.

"Disampaikan angkutan antarpulau, terutama untuk masyarakat yang sakit yang harus ke Puskesmas itu kadang harus melakukan sewa kapal," ujarnya.

Keterbatasan kapal juga membuat warga harus berebut tiket ketika layanan dibuka, sehingga tiket cepat habis. TransJakarta juga menemui pengusaha kapal tradisional untuk membahas kemungkinan kerja sama. Para pengusaha kapal meminta dilibatkan sebagai operator ketika sistem pengelolaan baru diterapkan.

Baca Juga: Halte Transjakarta Resmi Hadir di Grand Kamala Lagoon Bekasi

Dia menargetkan, pembentukan anak usaha yang menangani transportasi laut pada Januari 2027. Setelah itu, proses operasional dan pengurusan perizinan ditargetkan berjalan hingga Juni 2027.

Dalam persiapannya, TransJakarta memetakan sejumlah aspek, mulai dari regulasi, kondisi kapal dan dermaga, rute, jumlah penumpang, hingga kebutuhan biaya.

"Kami melihat setidaknya ada tiga stream bisnis yang bisa kita kelola, yaitu pergerakan penumpang komuter, logistik, dan juga wisata," kata Welfizon.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.